AS Diminta Tak Campuri Masalah Hong Kong

FOTO: ANTHONY WALLACE/AFP KEMBALI TURUN KE JALAN: Para pengunjuk rasa berbaris menentang RUU ekstradisi yang kontroversial di Hong Kong kemarin (21/7). Gejolal ini belum juga reda hingga akhirnya membuat pusat keuangan melemah, dipicu konflik yang tak berkesudahan. Aksi-aksi ini meningkat atas pemerintahan Beijing.

FIN.CO.ID, HONG KONG – Pemimpin eksekutif Hong Kong Carrie Lam, mengingatkan Amerika Serikat (AS) untuk tidak turut campur dalam masalah demonstrasi di wilayah bagian Cina itu. Pernyataa tersebut disampaikan Lam, setelah para pedemo mendesak Washington untuk menekan Beijing.

Para pengunjuk rasa kembali turun ke jalan pada hari Minggu lalu, mereka bergerak ke konsulat AS untuk mendesak Kongres mengesahkan RUU yang menyatakan dukungan pada gerakan pro-demokrasi.

“RUU tersebut dapat merusak hubungan dagang AS dan Hong Kong. sebab, setiap perubahan pada hubungan ekonomi dengan Washington akan mengancam “keuntungan bersama,” kata Lam, Selasa (10/9)

“Saya berharap tidak ada lagi orang di Hong Kong yang secara aktif memberi tahu Amerika Serikat agar meloloskan RUU tersebut,” sambungnya.

Sementara itu, Presiden Donald Trump pun menyerukan resolusi damai terhadap krisis politik dan mendesak Beijing untuk menghindari kekerasan. Meski demikian Washington membantah bahwa mereka mendukung para demonstran.

Unjuk rasa besar melanda Hong Kong dalam tiga bulan belakangan ini. Unjuk rasa dipicu oleh pembahasan Rancangan Undang-undang Ekstradisi. Dalam rancangan awal, RUU tersebut memungkinkan tersangka satu kasus di Hong Kong bisa diadili di wilayah lain, termasuk Cina.

Pembahasan tersebut memicu protes dari masyarakat Hong Kong. Untuk mengakhiri protes itu, Pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengumumkan resmi membatalkan pembahasan RUU ekstradisi pada minggu ini.

Namun, upaya tersebut belum memuaskan pengunjuk rasa. Demonstrasi terus berkembang dengan tuntutan akhir, mendesak Carrie Lam mundur. Selain itu, mereka juga mendesak agar Hong Kong bisa melepaskan diri dari Cina.

(der/afp/fin)