Kecelakaan Nganjuk-Madiun, Korban Sempat Merekam Video

(Istimewa)

FIN.CO.ID,  Kecelakaan tragis terjadi antara sebuah bus jurusan Surabaya-Solo dan sebuah mobil Innova di jalan Nganjuk-Madiun, Jawa Timur, Senin 9 September 2019 kemarin.

Akibat kecelakaan itu, tiga orang tewas ditempat yang merupakan penumpang mobil innova. Dan satunya mengalami luka parah. Kejadian ini tejadi di Desa Selorejo, Bagor.

“Korban meninggalnya tiga orang,” kata Kepala Polsek Bagor AKP Tommy di Nganjuk,seperti dikutip dari ANTARA.

Tabrakan ini mulanya dari mobil Innova dengan polisi AE 567 SC melaju dari arah dari Madiun ke Nganjuk diduga dengan kecepatan tinggi. Namun tiba-tiba mobil tersebut berpindah jalur ke kanan, hingga terjadilah tabrakan dengan Bus dengan nopol AE 567 SC yang diduga melaju dengan kecepatan sedang.

Mobil Innova itu rusak bagian depan serta bagian kiri hancur, sementara untuk bus, bagian depan kiri penyok dan lampu depan kanan pecah.

Akibatnya tiga orang meninggal dunia yakni Kusuma sopir Innova, Rizki Viko (23) warga Kelurahan Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponoorogo dan Amalia Hestin Nugraheni (17) warga Kelurahan Tumpak Pelem, Kecamatan Sawo, Kabupaten Ponorogo. Sementara satu penumpang Innova selamat dan mengalami luka-luka yakni Tohir.

Sempat merekam video.

Sebelum kecelakaan, sempat beredar video rekaman dari 4 orang penumpang mobil Innova tersebut. Dalam percapakannya, ke empat orang tersebut hendak membuat video sandiwara seolah terjadi rabrakan.

Polres Nganjuk benarkan video itu berasal dari 4 korban tersebut. “Video tersebut memang ada. Dan kemungkinan diambil sebelum kecelakaan,” kata Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanya Wiranta, saat dikonfirmasi Selasa 10 September 2019.

Dalam video terdengar pembicaraan laki-laki itu: iki gaweo cerito gik. Lek aku nabrak-nabrak (Ini buat cerita gik, kalau aku -nanti- nabrak-nabrak).

Belum diketahui siapa yang mengucapkan itu, namun ada kemungkinan kalau suara ini berasal dari suara Tohir yang hanya mengalami luka-luka.

(dal/fin)