Mabes Polri Ikut Pindah ke Ibukota Baru

Beranda Nasional Mabes Polri Ikut Pindah ke Ibukota Baru

FIN.CO.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan Ibukota Negara baru akan berada di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Pusat pemerintahan dipastikan pindah ke ibukota baru. Termasuk, Markas besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri).

Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto memstikan Mabes Polri akan ikut pindah ke ibukota negara yang baru.

“Ya Mabes Polri, pemerintahan, pusat kegiatan administrasi daripada kepolisian khususnya tentang strategi dan kebijakan pasti bergeser semua ke sana (Kaltim),” kata Ari Dono kepada awak media di Hotel Bidakara Jakarta, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (27/8).

Menurut Ari Dono, sejauh ini pihaknya disebut-sebut telah menggelar rapat persiapan pemindahan. Terutama, soal yang berkenaan satuan kerja mana saja yang akan pindah.

“Ya, kita sudah rapat-rapat untuk persiapan pemindahan. Satuan-satuan kerja mana yang akan digeser, maupun mana yang akan tetap di sini,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan Kaltim masuk dalam 10 daerah yang aman dari 34 polda di seluruh Indonesia.

“Kaltim dari data gangguan kamtibmas dari 34 polda termasuk 10 polda teraman. Artinya Kaltim dari sudut pandang sisi keamanan layak jadi ibu kota,” ujarnya di Mabes Polri.

Angka kejahatan jalanan atau street crime di Kaltim, termasuk rendah. Begitu juga dengan kejahatan atau tindak pidana terorisme. Dedi mengatakan terorisme lebih banyak terjadi di Jawa daripada Kalimantan Timur.

“Memang ada (ancaman terorisme) tapi kecil tidak sebesar di Kalbar, kemudian Jawa dan beberapa wilayah Sumatera,” tuturnya.

Sementara itu ancaman kejahatan yang menonjol lebih banyak pada persoalan sumber daya alam. “Ya, eksploitasi sumber daya alam tambang. Tambang, batu bara paling dominan,” ucapnya.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memutuskan ibu kota baru Indonesia pindah ke Kaltim. Menurutnya, Provinsi Kaltim dipilih karena lokasinya yang paling ideal setelah melakukan berbagai diskusi, studi, dan pertimbangan.

“Ibu kota negara baru paling ideal adalah di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur,” ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat.

(Mhf/gw/fin)

Baca Juga

Berita Terbaru