Angin Segar Kesepakatan Dagang AS – Cina

FIN.CO.ID, BIARRITZ – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memprediksi, bahwa kesepakatan perdagangan antara negaranya dengan Cina akan lebih baik, setelah Beijing telah memperlihatkan sikap positifnya.

Dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan puncak para pemimpin dunia G7 di Biarritz, Prancis, Trump mengatakan, bahwa Cina nampaknya secara tulis ingin mencapai kesepakatan.

“Cina telah terjadi tekanan ekonomi, serta tak sedikit yang harus kehilangan pekerjaan,” ujar Trump, Selasa (28/8)

Menurut Wakil Perdana Menteri China Liu He, negaranya bersedia untuk menyelesaikan sengketa perdagangan melalui negosiasi dengan tenang.

“Beijing menentang segala hal yang membuat ketegangan dalam urusan perdagangan meningkat,” katanya.

Trump kemudian mengutip komentar Liu sebagai sikap positif. Selain mengulang pernyataan yang dikeluarkan Liu, ia kemudian juga mengatakan, bahwa para pejabat Cina telah menghubungi mitra dagang AS dan menawarkan untuk melanjutkan negosiasi.

“Saya pikir mereka ingin membuat kesepakatan dengan sangat buruk, tapi saya pikir itu diperbaiki tadi malam, dengan wakil perdana menteri yang mengatakan ingin melihat kesepakatan dibuat. Semakin lama mereka menunggu, semakin sulit dikembalikan, dan mereka tak punya pilihan,” tutur Trump.

Perang dagang antara AS dan Cina telah merusak perekonomian global. Hal ini juga meningkatkan kekhawatiran bahwa ekonomi dunia akan mengarah ke resesi.

Sementara itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan, adanya perjanjian akan membantu menghilangkan ketidakpastian yang telah membebani pasar global.

“Trump telah mengatakan kepada para pemimpin G7 lainnya bahwa ingin mencapai kesepakatan dengan Cina,” kata Macron.

Meski demikian, Kementerian Luar Negeri Cina mengatakan belum mendengar adanya pembicaraan dengan AS. Demikian dengan Kementerian perdagangan Cina yang biasanya merilis penyataan setelah adanya pembicaraan. Pihaknya juga belum memberikan komentar.

Perang dagang antara AS dan Cina semakin memburuk dengan kedua belah pihak yang memutuskan menambah tarif ekspor pada Jumat (23/8).

Trump mengumumkan tambahan tarif sebesar 550 miliar dolar AS atas barang-barang Cina dan dibalas dengan tarif atas barang-barang AS oleh Cina sebesar 75 miliar dolar AS.

(der/rts/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here