Rebusan Kanunang untuk Diabetes

FIN.CO.ID, MAKASSAR – Obat tradisional juga bisa dikonsumsi untuk proses pengobatan bagi penderita diabetes. Salah satu tanaman yang bisa menjadi alternatif yakni daun kanunang.

Dosen Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Indonesia, Ahmad Najib SSi MFarm Apt bersama, Aktsar Roskiana, Abdul Malik dan Virsa Handayani melakukan penelitian terkait daun kanunang. Hasilnya, dapat dijadikan obat herbal untuk penderita diabetes. Ambil serimpang daun kanunang dan rebus dalam segelas air hingga menjadi satu gelas air dan minum setiap makan. Proses kerjanya adalah menghambat enzim a-glukosidase.

Enzim ini diketahui memecah karbohidrat yang masuk ke tubuh menjadi glukosa, yang akhirnya meningkatkan gula darah. “Untuk itu bagi penderita diabetes harus mengonsumsi ini bersamaan saat makan, agar ketika ada karbohidrat yang masuk, bisa langsung dihambat,” ungkap Ahmad Najib.

Bahkan, dalam hasil penelitian in vivo yang dilakukan, tanaman kanunang dapat menyembuhkan luka yang sering dialami penderita diabetes. Seperti diketahui gejala yang khas dari penderita diabetes adalah luka yang lama dan sulit sembuh. Tak hanya itu, luka juga dapat memburuk lebih cepat sehingga dapat menimbulkan infeksi, bahkan dapat terjadi komplikasi yang lebih serius. Dengan mengonsumsi tumbuhan kanunang rutin setiap hari, maka akan menghilangkan bekas luka tersebut.

Tak hanya sebagai obat tradisional bagi penderita diabetes, tumbuhan kanunang juga tinggi antioksidan sehingga memiliki potensi besar sebagai antikanker. Beberapa penelitian yang telah dilakukan terhadap tumbuhan tersebut, ekstrak etanolnya mengandung senyawa fenol dan flavonoid.

“Saya akan lakukan penelitian ini lebih lanjut di Jepang untuk antikankernya, namun memang ada potensi besar ke arah tersebut,” ujarnya.

Dalam skrining fitokimia yang sudah pernah dilakukan, buahnya pun juga sangat baik dikonsumsi. Pada ekstra buah kanunang, terungkap adanya minyak, glikosida, flavonoid, sterol, saponin, terpenoid, alkaloid, fenolik asam, kumarin, tannin, resin, gusi dan lender.

Bagi yang ingin melakukan pencegahan, justru akan sangat baik bila mengonsumsi rebusan daun kanunang. Ini membantu meringankan kerja pankreas dalam memperoduksi insulin sehingga tidak mengarah pada kondisi diabetes. Daun ini sangat besar potensinya untuk penderita diabetes, namun saat ini belum dapat dijadikan obat utama. “Sebagai obat tradisional oke-oke saja karena tidak menimbulkan efek samping apapun. Namun, dijadikan obat resep dokter sebagaimana obat kimia itu butuh cukup lama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut,” terangnya.

Sementara itu, Virsa Handayani menuturkan, selain pengujian in vivo, akan dilakukan uji in silico yakni menjadikannya obat yang beredar di pasaran dengan harga yang jauh lebih ekonomis. Pemanfaatan komputer pun akan dilakukan, karena kemampuan komputasi ini akan mengembangkan simulasi dan kalkulasi dalam perancangan obat yang akan dibuat.

(*)