BPOM Sita Parfum Maskapai Terkemuka

FIN.CO.ID, MAMUJU – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mamuju menyita ribuan kosmetik ilegal. Termasuk parfum salah satu maskapai terkemuka.

Jumlah barang yang disira sebanyak 226 item dengan total 2.806 pieces. Nilai ekonominya dipredisi mencapai Rp132 juta lebih.

“Parfum ini ilegal, punya Garuda untuk toilet. Kemudian dijual di pasar gelap, artinya ini produk ilegal karena tidak diperjualbelikan. Untuk susu belut itu tidak ada izin edar dan mengandung bahan kimia berbahaya,” kata Kepala BPOM, Netty Nurmuliawati di kantornya, Rabu, 21 Agustus.

Netty menjelaskan, produk ini disita dari tiga distributor besar yang berjualan di pasar-pasar di Mamuju. Untuk identitasnya, kata dia, sudah dikantongi untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Kami tidak turun sendiri, tetapi melibatkan pihak kepolisian dan Dinas Kesehatan,” sebutnya.

Bendahara BPOM Mamuju, Lukman menambahkan, institusinya tidak akan main-main menindak pelaku kejahatan dengan menjual bahan kosmetik ilegal. Dia mengimbau, agar para penjual atau yang ingin usaha kosmetik menaati aturan.

“Yang dijual harus memiliki izin edar dan untuk usaha kosmetik rumahan atau tradisional silakan konsultasi, datang ke BPOM untuk urusan izin edar dan izin lainnya,” katanya.

(rul/iad)