Sentra Gakkumdu Perlu Dievaluasi

FIN.CO.ID, JAKARTA – Evaluasi Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dalam menegakkan pidana Pemilu 2019 perlu dievaluasi. Evaluasi Sentra Gakkumdu penting dilakukan untuk perbaikan ke depan dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 dan Pemilu 2024.

Ketua Bawaslu RI, Abhan menegaskan Sentra Gakkumdu yang terdapat unsur dari Bawaslu, kepolisian, dan kejaksaan secara umum sudah ikut serta menyukseskan Pemilu 2019. Evaluasi merupakan bentuk yang harus dibenahi atas kekurangan dalam bekerja.

“Ada beberapa kendala yang mungkin terjadi dalam menegakan hukum pemilu. Dalam bertugas bersama personel beda instansi, tentu ada perbedaan persepsi. Mungkin yang satu menilai pelanggaran harus berlanjut ke tingkat berikutnya, kemudian yang lainnya menilai perlu lagi ditinjau ulang. Hal-hal seperti ini bisa saja terjadi dan harus dievaluasi,” ujar Abhan di Jakarta, Selasa (20/8).

Kemudian soal regulasi. Dalam pandangan Abhan, penanganan pidana pemilu terkadang dihadapkan soal regulasi dan dibarengi tuntutan publik. “Misalnya ada pelanggaran politik uang terkait. Publik tidak mau tahu, pokoknya pelaku harus dihukum. Akan tetapi, personel yang bekerja di dalam Sentra Gakkumdu dibatasi dengan asas legalitas soal norma yang diatur UU Nomor 7 Tahun 2017,” ungkapnya.

Senada diungkapkan Jaksa Agung HM Prasetyo. Dia menilai evaluasi sangat penting terhadap kinerja dan kerja yang sudah dilakukan. Terlebih menyangkut tugas tiga intansi yang tergabung dalam satu wadah. “Saya rasa evaluasi harus dan bagaimana caranya sinergitas antara Bawaslu, kejaksaan, dan kepolisian ditingkatkan lagi,” terang Prasetyo.

Dia menilai, secara umum Pemilu 2019 berjalan dengan baik dan lancar. Hanya saja ada catatan atas kekurangan dalam pelaksanaan tetap harus dibahas bersama. Misalnya harus ditinjau apakah pemilu serentak perlu dipertahankan pada Pemilu 2024. “Karena kita saksikan bersama banyak korban jiwa baik dari jajaran KPU maupun jajaran Bawaslu,” imbuhnya.

Prasetyo menyatakan dukungan atas keberadaan Sentra Gakkumdu. Namun secara tegas lebih mendukung evaluasi keseluruhan pelaksanaan Pemilu 2019. “Jangan sampai terjadi lagi. Terutama banyaknya korbannya jiwa yang menimpa penyelenggara pemilu itu sendiri, pungkasnya.

(khf/fin/rh)