Gus Miftah: Banser Bisa Dikirim ke Papua, Asalkan…

FIN.CO.ID, Jakarta- Nama Ormas Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (NU) atau yang disingkat Banser, ikut dibawa-bawa dalam kericuhan Papua.
Di sosial media, Banser didesak untuk mengatasi kericuhan di Papua.

Menanggapi itu, Dai muda NU, Miftah Maulana Habiburrahman atau yang diakrab disapa Gus Mifta buka suara. Melalui akun Instagramnya, Gus Miftah mengemukakan alasan Banser tidak bisa ke Papua.

“Kami bersama Papua, karena Papua adalah Indonesia.
Kenapa banser tidak berangkat ke papua? Bro banser bukan Tentara, bukan polisi,” tulis Gus Miftah, Rabu 21 Agustus 2019.

Gus Miftah melanjutkan, Banser siap dan bisa berangkat ke Papua, jika ada payung hukumnya. Menurutnya, Negara ini adalah Hukum, semua harus diatur berdasarkan hukum.

“Negara kita negara hukum, segala sesuatu harus ada payung dan landasan hukum nya.  Banser tidak ada landasan hukum berangkat ke Papua. Yang lucu itu nggak punya hak dan wewenang sebagai aparat, tapi berperilaku dan berlagak seperti aparat,” tukas Gus Mifta. (dal/fin).