Chelsea vs Leicester City: Siap Gempur Benteng The Fox

FIN.CO.ID – Frank Lampard memang harus banyak belajar dari Chelsea. Hasil minor dalam dua pertandingan di Liga Premier (vs Manchester United 4-0) dan kalah adu penalti UEFA Supercup (vs Liverpool) membuatnya makin realistis bahwa menjadi sosok di pinggir lapangan bukanlah peran yang sembarangan.

The Blues-sebutan Chelsea-akan menghadapi Leicester City dalam pekan kedua Liga Inggris di Stamford Bridge, Minggu (18/8). Aura laga kali ini tentu berbeda, namun Lampard jelas-jelas tak bisa menutupi kecanggungan tersebut. Kerjanya jauh dari ekspektasi. Sebagai tuan rumah, ia jelas ogah melihat gawangnya menjadi sasaran bomber The Fox-sebutan Leicester.

Dilansir dari laman The Guardian, Chelsea akan banyak bermain netral. Lampard diprediksi akan mengusung formasi 4-2-3-1 dengan memasang dua gelandang jangkar. Lini bertahan akan ditopang oleh dua bek tengah Christensen dan Rudiger. Dua jangkar N’golo Kante dan Jorginho akan banyak bermain ke dalam termasuk mengawasi pergerakan striker James Vardy yang selalu merobek lini pertahanan lewat serangan centre attack The Fox.

Lini serang Chelsea makin ideal dengan dukungan dua wing back seperti Azpilicueta dan Marco Alonso yang akan berkerja dobel. Menahan serangan dan juga menjadi penyuplai bola ke dua winger Pedro dan eks sayap Borussia Dortmund, Pulisic. Kendati demikian, dua fullback tersebut kerap bermain overlap dan mengeksploitasi kemampuan menyerangnya.

Sementara, striker muda Tammy Abraham masih dipercayakan menjadi ujung tombak The Blues. Kendati demikian, psikologi Tammy masih diragukan. Pasalnya, ia menjadi korban rasis usai gagal mengeksekusi gol penentu dalam adu penalti di Piala Supercup. Alhasil, tim asal London kalah dari The Reds dalam adu tos-tosan dengan skor akhir 4-5.

Sementara itu, gelandang Chelsea Mason Mount rencananya akan kembali menjadi The Playmaker. Pemain nomor 10 punya kebiasaan membuka ruang di sisi kiri dan kanan. Ia kerap berkeliaran ke sisi lapangan bukan untukmerusak lini pertahanan lawan, melainkan untuk membuka ruang di sisi fullback lawan.

Kendati demikian, Leicester City memiliki lini pertahanan yang susah untuk ditembus. Meski sang bek andalannya, Harry Maguire hengkang Manchester United, The Foxes masih memiliki Jonny Evans yang sejauh ini mampu melakukan 5 kali blok sukses saat menghadapi Wolverhampton di laga pembuka.

Dikutip dari laman resminya, Frank Lampard enggan sesumbar. Menurutnya, laga melawan Leicester sama beratnya dengan laga versus Liverpool lalu. Ini pertandingan besar dan juga tanggung jawab yang besar bagi The Blues di depan mata dan kepala supporter kami,” katanya.
“Mereka (Leicester) adalah tim hebat dengan sejarah yang baik,” imbuhnya.

Terpisah, pelatih Leicester Brendan Rodgers, percaya diri skuadnya akan memetik poin di Stamford Bridge. “Beruntung dalam laga ini, para pemain masih segar bugar dan berlatih dengan sangat baik. Kami percaya mendapat angka di sana (Chelsea)” tandas Brendan Rodgers, dikutip laman resmi Leicester City.

(fin/tgr)