Kunjungi NTT, Ahok Santap Babi Bersama Gubernur

FIN.CO.ID, KUPANG – Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok melakukan kinjungan ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Di tengah kegiatannya, Ahok menyempatkan diri bertemu Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat-Josef Nae Soi, Kamis (15/8).

Pertemuan ketiga sahabat ini berlangsung cukup lama. Ahok tiba di Kantor Gubernur NTT sekira pukul 12.00. Dia diterima Josef Nae Soi di ruang kerjanya sekira 40 menit. Keduanya kemudian menyambangi Viktor Laiskodat di ruang kerjanya yang hanya berjarak sekira 30 meter di Lantai II Gedung Sasando Kupang.

Ketiganya pun santap siang bersama. Menariknya, salah satu menu adalah daging babi. Disajikan dalam beberapa jenis. Mulai dari se’i, sate dan lainnya. Hal ini diakui Ahok saat diwawancara Timor Express di lobi Gedung Sasando.

“Makan se’i babi. Enak deh,” sahut Ahok yang baru keluar dari ruang gubernur sekira pukul 15.35 atau setelah lebih dari tiga jam.

Saat ditanya terkait isi pembicaraan ketiganya, Ahok katakan, pertemuan tersebut lebih banyak sebagai momen nostalgia antara ketiganya. Ahok katakan, Viktor adalah temannya yang sempat menjenguk dia di tahanan Mako Brimob sebelum pilgub NTT 2018.

“Aku kan teman lama sama Pak Gub. Ya, begitu. Ngobrol lama. Namanya teman lama. Terakhir saya ketemu, waktu itu beliau kunjungi saya di Mako Brimob. Saat itu baru pingin calon (gubernur),” jelas Ahok yang mengenakan setelan kemeja lengan panjang warna biru dipadu celana kain berwarna hitam.

Pria berkacamata itu menambahkan, hubungannya dengan Josef Nae Soi pun sudah lama. Keduanya pernah sama-sama di Fraksi Golkar DPR RI. “Kebetulan dua-dua teman,” sambungnya.

Ditanya terkait rencana investasi di NTT, Ahok katakan, kedatangannya untuk melihat dan mengamati potensi serta lahan yang ada. “Kita bicarakan situasi, lokasi, ya,” imbuhnya.

Sementara Josef Nae Soi yang diwawancara usai pertemuan tersebut mengatakan, ketiganya bernostalgia sebagai sahabat yang sudah lama tidak bersua.

“Setelah keluar dari penjara, sesuai janji beliau, mengunjungi saya dan Pak Viktor sebagai teman lama waktu di DPR RI. Dan, dia sudah anggap saya sebagai kaka,” kata Josef.

Selain itu, lanjut Josef, Ahok pernah berjanji kepada dirinya untuk datang ke NTT ketika keluar dari penjara. Tujuannya, untuk memberikan masukan-masukan. “Bahkan juga apa yang bisa dia buat untuk NTT, untuk menyukseskan program kami,” kisahnya.

Momen pertemuan tersebut pun digunakan untuk mendiskusikan banyak hal. Meski masih dalam wacana, namun Ahok berjanji akan datang lagi ke NTT. “Nanti dia datang lagi dalam bentuk konkret. Bentuk konkrit itu yang nanti akan datang,” sambung dia.

Ketiganya juga membahas tentang rencana Ahok untuk membangun industri pakan ternak, pertanian jagung dan peternakan babi.

Dijelaskan, lahan yang akan digunakan tidak dibeli atau dikontrak. Tetap menjadi lahan masyarakat dengan sistem bagi hasil. “Lebih banyak tadi kami nostalgia. Kami teman lama dan sudah lama tidak bertemu. Paling lama itu kami makan siang bersama,” imbuhnya. (cel/sam/TE/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here