Lorenzo Siap Mengaspal di Silverstone

FIN.CO.ID, JAKARTA – Manajer tim Repsol Honda, Alberto Puig akhirnya bisa bernafas lega. Salah satu pebalapnya Jorge Lorenzo berhasil melewati masa pemulihanya setelah absen sejak seri Belanda MotoGP 2019, Juni lalu. Meski demikian, Puig tak berharap Lorenzo kembali fit sedia kala. Apalagi, X-Fuera-sebutan Jorge Lorenzo-tengah diterpa rumor keinginannya untuk hengkang ke Pramac Ducati.

Dilansir Crash, Lorenzo mengalami cedera patah tulang belakang saat sesi latihan di Assen. Setelah menjalani tes fisik, ia berharap bisa kembali mengaspal di seri Inggris bersama rekan setimnya, The Baby Alien-sebutan Marc Marquez- akhir pekan depan.

Puig mengaku ingin menyambut kedatangan Lorenzo. Meski demikian, ia tak memiliki waktu yang cukup mengingat Lorenzo membutuhkan waktu untuk kembali fit.

“Kami berharap bisa melihat Jorge Lorenzo di Silverstone,” kata Puig, Rabu (14/8). “Kami mengerti bahwa ia tidak akan 100 persen seperti sedia kala, imbuhnya.

Puig menuturkan, rumor yang menerpa pebalapnya akan mempersulitnya melalui masa latihan yang padat setelah beristirahat dua bulan lebih. “Setelah cedera panjang dan tidak mengendarai sepeda motor selama dua bulan, tentu sulit untuk Lorenzo menemukan kecepatan. Kami ingin dia kembali dengan motivasi tanpa harus banyak hal yang mengganggunya,” jelasnya.

Di tengah masa penyembuhanya, Lorenzo menjadi buah bibir para rider MotoGP. Banyak yang menghubungkanya dengan tawaran Pramac Ducati untuk tahun 2020 meskipun memiliki kontrak dua tahun dengan pabrikan Honda. Lorenzo telah absen dalam empat putaran terakhir karena cedera. Slotnya digantikan oleh pebalap bar HRC Stefan Bradl baik di Sachsenring, Brno dan Red Bull Ring.

Rumor kepindahan Lorenzo lantas dipatahkan oleh Puig. Dikatakanya, Lorenzo masih terikat kontrak dengan Honda dan tetap professional mengarungi musim depan. “Saya tidak memikirkannya (isu), saya hanya tahu bahwa kami memiliki kontrak dengannya selama dua tahun, yang berakhir pada 2020,” kata Puig akhir pekan lalu.

Menurut Puig, hal yang menarik yang ingin didengar Lorenzo adalah strategi menjadi juara di trek Silverstone. Diketahui, sirkuit tersebut melakukan sejumlah perombakan lintasan . Ini dilakukan, setelah musim lalu, air hujan tidak dapat mengalir keluar dari permukaan trek dan menyulitkan para rider.

Setelah diinspeksi Federasi Motor Internasional ( FIM) bulan lalu, lintasan telah diberi lampu hijau dan bisa digunakan pekan depan. “Tahun lalu, kami kesulitan di Silverstone, perombakan tersebut tentu akan memberi hal yang positif bagi kami,” katanya. “Jadi mari kita pergi ke Inggris dan melihat apa yang terjadi.” tandasnya.

(fin/tgr)