Batal Jadi Rival Sang Kakak

FIN.CO.ID, JAKARTA – Sempat digadang-gadang menjadi rival sang kakak, Alex Marquez malah meneken kontrak baru Moto2 bersama Marc VDS hingga tahun 2020. Otomatis, pebalap 23 tahun itu batal berlaga di kelas MotoGP tersebut.

Dikutip dari Crash, rumor kepindahan Alex Marquez yang naik kelas ke MotoGP mulai tesiar. Ya, Alex dianggap paling mumpuni untuk berlaga di kelas atas tersebut.

Hingga kini,Alex masih menjadi pemuncak klasemen sementara rider moto2 dengan mengumpulkan 181 poin atau selisih 43 poin atas rival terdekatnya, Thomas Luthi. Sayangnya, isu ini dipastikan mentah setelah Alex menandatangani Marc VDS untuk musim 2020.

Rumor lain berkembang, Marquez dilaporkan tertarik dengan skuad Petronas Sprinta Racing milik pengelola Sirkuit Sepang, Malaysia. Kontrak baru ini pun mengikis spekulasi kepindahanya ke tempat KTM Red Bull yang akan mengisi kekosongan satu slot pembalap menyusul kepergian Johann Zarco akhir musim nanti.

“Saya sangat senang akan kontrak baru ini. Musim depan akan saya bawa dengan hasil yang baik dengan Tim Estrella Galicia 0,0 Marc VDS di balapan Moto2” ujar Alex Marquez dikutip dari situs MotoGP.

“Saya tentunya menginginkan selama setahun bersama, saya bisa meningkatkan level berkendara saya dan mempersiapkan diri untuk memenuhi impian saya untuk membuat lompatan ke MotoGP,” katanya.

Diketahui, Marquez telah mengamankan lima kemenangan di Moto2 dan dua kali naik podium. Dengan Marc VDS menjaga Marquez untuk tahun 2020, perhatian akan beralih ke tempat kedua di Moto2.

Sebelum Seri Austria, publik dikejutkan dengan kabar negoisasi antara Alex Marquez bersama team Petronas SRT Moto2 Musim 2020 nanti. Namun akhirnnya negosiasi yang tinggal selangkah lagi itu kandas karena sinyalemen veto dari Yamaha.

Sang manajer Alex Marquez Emilio Alzamora telah berbicara dengan Petronas via manager team Johan Stigefelt. Dilansir dari Speedweek, Alzamora menginginkan garansi Petronas untuk menampatkan Alex Marquez di MotoGP tahun 2021.

Dalam keterangan resminya, Manager team Petronas Yamaha SRT Wilco Zeelenberg mengatakan, pihaknya belum bisa memberikan jaminan bahwa Alex akan diusung ke MotoGP musim 2021.

“Saya bertanggung jawab di MotoGP, Johan Stigefelt bertanggung jawab di team Moto2. Saya tahu negosiasi di Austria dilakukan di hari Jumat, namun situasi berubah jam demi jam,” jelasnya.

Sementara itu Team Principal Petronas-Yamaha, Datuk Razlan Razali enggan berkomentar mengenai buntunya mediasi setelah Alex Marquez memilih bertahan di Moto2. “Kami bernegosiasi dengan Alex Marquez, namun ia tetap di team Moto2 lamanya,” tandasnya.

(fin/tgr)