Populasi Ayam Melimpah

FIN.CO.ID, MAKASSAR – Populasi ayam di Sulsel sangat melimpah. Sulsel tak butuh impor ayam.

Populasi ayam buras di Sulsel sendiri mengalami peningkatan satu juta ekor tiap tahun. Begitu juga ayam ras petelur.

Sedangkan ayam ras pedaging atau broiler mengalami peningkatan signifikan hingga 6 juta ekor dari data populasi 2017.

Begitu juga produksi dalam bentuk karkas (sudah dipotong). Ayam ras pedaging naik hingga 7 juta kilogram. (selengkapnya lihat grafis).

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Sulsel, Abdul Azis mengkhawatirkan jika impor ayam ini akan berefek buruk buat peternak. “Dampaknya sangat besar. Karena produksi kita saja sangat banyak dan terus meningkat,” kata Abdul,
Senin, 12 Agustus.

Yang paling berbahaya lagi adalah daging impor dari Brasil ini jauh lebih murah. Utamanya chicken leg atau paha ayam yang bisa sangat murah dibanding dalam negeri. “Penyerapan dari peternak lokal akan terganggu. Utamanya dalam segi harga. Sekarang saja sudah sangat susah,” tambahnya.

Sulsel sendiri, lanjutnya mengirim sedikitnya 30 persen (Dick Of Chicken) atau anak ayam broiler ke wilayak KTI (kawasan timur indonesia).

(tam/dir)