Ganda Putri Merah Putih Direndam Air Es

FIN.CO.ID, JAKARTA – Jelang turnamen bergengsi Indonesia Open 2019 World Tour Super 1000 di Istora Senayan Jakarta, ganda putri Indonesia terus menjalani latihan intensif untuk menambah kekuatan fisik dan ketahanan di lapangan.

Latihan fisik yang cukup berat sudah berlangsung sejak satu bulan lalu. Dan menjelang satu pekan sebelum kejuaraan, pemain difokuskan untuk recovery guna mengembalikan kebugaran optimal.

Para atlet kan sudah menjalani latihan fisik yang berat, mereka butuh recovery. Persiapan jelang BIO sudah sebulan lebih dan sangat melelahkan, banyak terjadi inflamasi pada otot.

Berendam air es bisa membantu recovery dan membuat robekan ototnya merapat kembali, kata Ary Subarkah, pelatih fisik tim ganda putri.

Pemain memang menjalani sejumlah terapi. Salah satu terapi yang dilakukan adalah berandam air es yang dilakukan rutin selama dua hingga tiga kali dalam sepekan.

Sebetulnya bisa juga berendam di air es langsung ke air hangat, tapi teknik seperti ini (rendam air es saja tanpa air hangat) juga ada, tambah Ary.

Di sektor ganda putri, Indonesia total mengirim lima pasangan di turnamen level grade 2 BWF kali ini. Termasuk juara India Open 2019 yang juga pasangan peringkat 5 dunia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Selain Greysia/Apriyani, empat wakil lainnya adalah Nadya Melati/Tiara Rosalia Nuraidah, Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto, Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris serta pasangan Agatha Imanuella/Virni Putri.

Turnamen Indonesia Open 2019 akan berlangsung pada 16 hingga 21 Juli mendatang yang menyediakan hadiah total USD 1.250.000 atau berkisar Rp 18 miliar. (wsa/fin)