Tim Tenis Meja Bidik Emas di ASG 2019

FIN.CO.ID, JAKARTA – Tim Tenis Meja dan Basket Putri Indonesia menargetkan meraih medali emas pada perhelatan ASEAN Schools Games (ASG) yang bakal berlangsung di Semarang pada 17-25 Juli 2019 mendatang.

Guna meraih target yang dicanangkan tersebut, tim tenis meja Indonesia sendiri hingga kini terus melakukan persiapan. Menurut sang pelatih, Anang Satriono kekompakan permainan tim menjadi fokus dan prioritas utamanya dalam menyiapkan kekuatan anak asuhnya menjelang ASG 2019.

“Jadi, para atlet sebelum mengikuti pelatnas (pemusatan latihan nasional), para pemain sudah melakukan latihan rutin di klub-klubnya masing-masing,” ungkap Anang di situs resmi Kemenpora, Jumat (12/07) kemarin.

“Oleh sebab itu, di waktu yang singkat ini, kita memilih untuk lebih menguatkan kekompakan tim saja. Karena kami yakni para atlet yang mengikuti pelatnas ini sudah memiliki kualitas individu yang baik untuk bersaing,” sambungnya.

Kepercayaan Anang terhadap anak asuhnya itu menguatkan dirinya terhadap target dalam ajang tersebut. Anang sendiri menargetkan bisa meraih medali di dua nomor yakni, ganda putra dan ganda campuran.

Untuk cabang olahraga tenis meja di ASG 2019 ada tujuh nomor yang akan dipertandingkan, yaitu tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, beregu putra, beregu putri dan ganda campuran.

“Kami memilih untuk menargetkan medali di nomor ganda putra dan ganda campuran. Tertutama di ganda campuran karena kita melihat di nomor ini, negara lain tidak terlalu memperhatikan,” tuturnya.

Meski demikian, hal itu tidak terlalu ditekankan kepada anak asuhnya. Terpenting baginya, pengalaman bertanding anak asuhnya jauh lebih penting untuk kejuaraan-kejuaraan selanjutnya.

“Yang terpenting para atlet sekarang ini bisa memiliki pegalaman dan mental bertanding yang baik untuk ajang-ajang lebih besar lainnya,” tuntas Anang.

Target serupa juga dicanangkan oleh tim basket putri Indonesia pada pesta olahraga multievent antar pelajar negara se-Asia Tenggara tersebut. Hal itu diungkapkan pelatih tim basket putri Indonesia, Cecep Firmansyah.

Menurut Cecep, peluang timnya untuk merebut medali emas ASG tahun ini cukup besar. Meski demikian, ia mengakui pesaing terberat Indonesia adalah Thailand dan Filipina.

“Untuk target medali saya tetap optimistis bisa mendapatkannya. Namun kita tetap patut mewaspadai Thailand dan Filipina,” tutur Cecep.

Cecep mengungkapkan optimistis meraih medali emas itu tak lepas dari kondisi anak asuhnya yang mengalami perkembangan positif selama menjalani pelatnas. Namun, Cecep megatakan perkemmbangan baik anak asuhnya itu akan terus dilakukan pembenahan guna menguatkan permainan sebelum terjun di ASG 2019 ini.

“Kita masih ada waktu kurang lebih satu minggu untuk berbenah, beberapa kelemahan pemainya seperti kurang tenang dalam memegang bola ketika menyerang, dan sistem bertahan yang masih lemah akan menjadi fokus utama yang akan dibenahi. Tapi saya optimis anak-anak akan menemukan permainan terbaiknya saat hari H pertandingan nanti,” tukasnya.

(gie/fin/wsa)