Si Jangkung Akhinya Gantung Sepatu

FIN.CO.ID, LONDON – Mantan bomber Timnas Inggris Peter Crouch akhirnya memutuskan pensiun di usia 38 tahun, Jumat (12/7). Penyerang setinggi 2 meter ini mengakhiri karirnya sebagai yang sudah berlangsung 19 tahun.

Crouch memulai kontrak profesionalnya bersama Queen Park Rangers di tahun 2000. Kemudian, bermain untuk sembilan klub, termasuk Liverpool, Portsmouth, Tottenham dan Stoke.

Penampilanya bersama Three Lions- sebutan Timnas Inggris- cukup impresif. Sejak debut pertamanya di Mei 2005 , Crouch berhasil mengemas 22 gol dari 42 kali penampilannya.

Dikutip dari The Guardian, kalimat perpisahanya diunggah lewat postingan Twitter. Ia menyebut bahwa sepakbola adalah tempat menggapai mimpi-mimpinya. ” Setelah banyak pertimbangan musim panas ini saya memutuskan untuk pensiun dari sepakbola,” ujarnya.

“Sepakbola telah memberi saya segalanya. Saya sangat berterima kasih kepada semua orang yang membantu hingga kini,” tambahnya.

Crouch merupakan pemain Inggris tulen. Hampir sebagian karirnya dihabiskan di Inggris, ia hanya sekali dipinjamkan ke Liga Swedia saat berseragam QPR. Dari 468 penampilanya di Tanah Britannia, Crouch teleh mencatatkan 108 gol. Ia juga mengantarkan Liverpool di final Liga Champions 2007.

Gol pertama bersama Three Lions dicetak pada Piala Dunia 2006. Mereka menandaskan mimpi debutan baru, Trinidad dan Tobago di fase group.
Crouch juga terpilih masuk dalam skuad Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Keputusan Crouch untuk gantung sepatu dianggap sebuah keputusan besar oleh mantan striker Inggris lainnya Alan Shearer. ” Hai pria besar selamat, karier yang cemerlang, dan semoga sukses terus maju.”

Meski tidak secemerlang Ronaldo, Crouch juga membuat autobiografinya lewat sebuah buku “How to be a Footballer” – pada medio 2018 lalu. Buku ini tidak hanya mengajarkan hal-hal teknis pesepakbola bisa meraih kesuksesan, melain menguji mental seorang bintang. Good Luck Big Man.

(fin/tgr)