Rencana Penerapan Cukai Kantong Plastik, Merubah Pola Belanja dan Penggunaan Plastik

Foto : Tri wahyudi/ FAJAR INDONESIA NETWORK : Tampak dari kiri : Kasubdit Potensi Cukai dan Kepatuhan Pengusaha, Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, M. Sutartib, Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Cukai Badan Kebijakan Fiskal, Nasrudin Joko Surjono, Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro (PKEM) Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Adriyanto dan Ketua Umum AMIHN, Tommy TjiptaDjaja memberikan keterangan tentang rencana penerapan Cukai Kantong Plastik di Gedung Juanda Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (12/7/2019). Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (BKF Kemenkeu) memastikan, rencana penerapan cukai kantong plastik tidak akan berdampak signifikan terhadap makro ekonomi Indonesia. Baik secara inflasi, pertumbuhan ekonomi hingga daya beli masyarakat. Meski cukai dikenakan pada level produsen, mereka akan mengenakan harga kantong plastik lebih tinggi pada pembeli hingga end user, yakni konsumen. Adriyanto menegaskan, rantai dari dampak tersebut tidak akan mengubah pola belanja masyarakat secara signifikan, melainkan lebih pada perubahan pola belanja, dimana masyarakat yang dulu terbiasa menggunakan plastik, nanti akan mengurangi penggunaannya.