Fakhri Coret 7 Pemain, Bima Fokus Benahi Pertahanan

FIN.CO.ID, JAKARTA – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-19, Fakhri Husaini mencoret tujuh pemain dari pemusatan latihan nasional (pelatnas) atau Training Camp (TC) di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat.

Tujuh pemain yang terpaksa dipulangkan itu merupakan langkah awal tim pelatih Timnas U-19 untuk merampingkan tim menjelang perhelatan Piala AFF U-18 di Vietnam, 4 Agustus 2019, mendatang.

Ketujuh pemain itu adalah, Arda Alfareza (Tira Persikabo), Mohamad Rafli Ariyanto (Barito Putera), Andi Irfan (Tiga Naga FC), Herbert Sokoy (Persipura Jayapura), Sadiq Alifta (ASIFA), Rivaldo Lestaluhu (Tira Persikabo), Arya Putra (Borneo FC).

“Ada tujuh pemain hasil seleksi saya dan tim pelatih, mereka terpaksa akan kita kembalikan ke klubnya masing-masing,” ungkap pelatih berkumis tebal itu seperti dikutip Fajar Indonesia Network (FIN) dari situs resmi PSSI, Rabu (10/7) kemarin.

Dengan dicoretnya tujuh orang tersebut, menyisakan 26 pemain dari 33 nama yang dipanggil pada pelatnas tahap akhir yang mulai digelar pada 1 Juli hingga 2 Agustus 2019.

Fakhri berharap 26 pemain yang tersisa dalam pelatnas kali ini mampu menujukkan permainan terbaiknya sebelum dirinya kembali melakukan pencoretan pemain yang kabarnya akan dilakukan di awal pekan depan usai menjalani laga uji coba.

“Saya berharap, pemain yang masih ada dapat menunjukkan konsistensinya dalam berlatih dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Karena saya mencari pemain yang memiliki aspek fisik, teknik, skill, taktik dan mental yang bagus,” tuturnya.

Fakhri menuturkan, bakal terus melakukan seleksi pemain hingga akhirnya terbentuk 23 pemain terbaik yang akan mewakili Indonesia di ajang Piala AFF U-18 2019.

Di sisi lain, pelatnas Timnas Indonesia U-16 kini memasuki tahap latihan pertahanan tim, setelah sebelumnya pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti fokus kepada kekompakan tim di awal TC.

Menurut Bima Sakti, fokusnya saat ini mematangkan pertahanan tim kepada 25 pemain yang dipanggilnya sejak 7 Juli lalu itu, merupakan salah satu bahan evaluasi dari laga uji coba skuatnya mengahadapi SKO Ragunan beberapa waktu lalu.

“Berkaca dari hasil analisa saya dan tim pelatih saat kami melawan tim SKO Ragunan di uji coba terakhir, kami memutuskan untuk membenahi dan mempertajam pertahanan tim. Jadi, beberapa hari kedepan, pembenahan defence akan menjadi fokus dalam program latihan kami,” tutur Bima Sakti.

“Ini merupakan awal yang baik karena kami sudah mulai fokus untuk pemantapan tim, waktu kami juga sudah mepet. Jika dilihat dari waktu maksimal, kita hanya mempunyai waktu kurang lebih dua minggu lagi untuk mendapatkan tim utama,” sambungnya.

Ya, pelatnas Timnas Indonesia U-16 merupakan persiapan menjelang Piala AFF U-15 2019 yang akan berlangsung di Chonburi, Thailand pada 27 Juli, mendatang. Meski waktunya terbilang cukup mepet, namun Bima mengaku sudah memiliki program latihan untuk para pemain setiap minggunya.

“Untuk latihan ini sendiri kami membuat materi berbeda setiap periode atau perminggunya. Minggu pertama ini khususnya kami fokuskan untuk latihan fisik dan taktik,” tegas Bima Sakti.

“Jadi semua pemain harus fokus dan konsentrasi, karena minggu ini bisa dibilang minggu yang berat untuk para pemain,” tambahnya lagi.

Lebih lanjut, Bima mengaku untuk pelatnas tahap akhir ini pihaknya dalam hal ini tim pelatih, akan sangat selektif untuk menentukan pemain yang akan bermain di Piala AFF U-15 2019. Oleh sebab itu, ia meminta agar anak asuhnya mampu membarikan yang terbaik dalam latihan yang berlangsung di Stadion Padjajaran, Bogor, Jawa Barat tersebut.

“Jadi, tidak menutup kemungkinan kami akan memanggil pemain lain di tengah TC tahap akhir ini jika di antara pemain yang ada, belum bisa menunjukan performa terbaiknya dalam minggu ini,” tegasnya.

Seperti diketahui, Timnas U-19 dan U-16 sedang dipersiapkan untuk menjalani kejuaraan Piala AFF 2019. Selain itu kedua Garuda Junior ini juga dipersiapkan untuk menghadapi ajang Kualifikasi Piala AFC U-19 dan U-16.

(gie/fin/wsa)