Kisah Victor Wirawan dan Baran Energy Garap Listrik Murah Meriah

Beranda Feature Kisah Victor Wirawan dan Baran Energy Garap Listrik Murah Meriah

FIN.CO.ID – Tarif listrik Rp1 (satu rupiah). Mendengarnya saja sudah membuat kita bertanya-tanya. Ya, di tengah gemuruh isu kenaikan tarif dasar listrik, Victor Wirawan bersama sekelompok anak-anak milenial di Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten membuat gebrakan baru lewat inovasi baterai yang bisa menghemat listrik hingga belasan tahun.

TOGAR HARAHAP- Tangerang

“With Clean Energy, We Can Save Our Planet” – Dengan udara bersih, kita bisa menyelamatkan planet kita- tulisan itu tersemat di setiap lekuk dinding Kantor Baran Energy, Kawasan Foresta Loft, Gadingserpong, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang itu.

Namun bagi Victor Wirawan dan para pemuda penggiat energi hijau di kantor tersebut , semboyan itu bukan sekedar semboyan yang hadir sekali setahun jelang hari lingkungan sedunia. Melainkan ada semangat dan kerja mereka mewujudkan energi bersih. Salah satunya membangun sebuah perangkat pembangkit listrik yang benar-benar merakyat dan ramah lingkungan.

Sebuah panel putih tertempel di dinding kantor. Panel itu bernama Power Wall. Ukurannya seperti televisi 32 inch dengan gaya dibalik. Memanjang ke bawah. “Barang itu prototype Baran Energy,” ujar Victor Wirawan, Founder Baran Energy di Tangerang.

Panel itu terhubung langsung dengan panel surya di atap kantor. Di dalam panel, tersemat baterai listrik. Panas matahari diubah menjadi tenaga listrik Energi yang bisa disimpannya pun fantastis.

Listrik yang bisa disimpan mencapai 1.300 Watt hingga 10 ribu Watt di powerbank raksasa tersebut. Barang itu belum masif diproduksi.”Tapi harganya mahal,” tambah Baran.

Meski demikian, bagi mereka yang menginginkan barang tersebut, Baran Energy menyiapkan skema pembayaran yang sangat terjangkau. Sayangnya, harga Powerwall ini ia rahasiakan. ” Tunggu 18 Juli,” timpalnya.

Victor mengatakan, pihaknya tengah menunggu peluncuran inovasi teknologi ini pada tanggal 18 Juli bertempat di Epicentrum Rasuna Said, Jakarta Selatan.

“Tunggu saja launching-nya nanti tanggal 18 Juli di Epicentrum biar lebih jelas. Tapi, yang pasti teknologi ini sedikit banyaknya bakal mengubah peta industri energi di Indonesia,” kata Victor.

Bagi Victor, semangatnya membangun perangkat energi bersih berangkat dari kegelisahanya atas kondisi iklim di dunia khususnya Indonesia. Menurutnya ada dua penyumbang polusi udara ” Bumi kita sedang dalam kondisi bahaya. Polusi dimana-mana dan mobil kita pun menyumbang polusi tersebut,” ujar Victor mengawali sejarah berdirinya Baran Energy.

Didirikan pada Oktober 2018, PT Aldebaran Rekayasa Cipta (Baran-Energy), menjadi startup Indonesia yang fokus pada sektor energi terbarukan. Victor bersama para penggiat energi hijau lainya mengembangkan dan memproduksi solusi penyimpanan energi dan kendaraan listrik yang dirancang khusus untuk pasar Indonesia.

“Tim kami adalah kombinasi hebat antara pengusaha muda, insinyur, desainer, dan bahkan pembuat mobil dari seluruh Indonesia. Kami datang dengan satu tujuan, membawa semangat energi bersih untuk Indonesia,” ujar Victor dengan nada sungguh-sungguh.

Dengan teknologi revolusioner baterai berkapasitas raksasa tersebut, Victor percaya masyarakat tidak perlu membayar biaya listrik lagi karena baterai ini dapat menyimpan energi listrik yang dihasilkan solar panel pada siang hari untuk digunakan di malam hari.
“Banyak yang tidak percaya, tapi kami yakin tetap melangkah toh sudah buktikan kok,” ujar Victor.

Selain polusi, problem besar dalam ketersediaan energi adalah pasokan. Hingga kini, Indonesia bergantung pada satu sumber energi, yaitu energi fosil. Pemerintah pun harus menggelontorkan subsidi yang tidak sedikit untuk menekan harga BBM.

“Baterai yang diproduksi Baran akan membantu pemerintah menyediakan energi listrik yang bersih, terjangkau, dan aman bagi masyarakat,” kata Victor.

Selain varian PowerWall. Baran Energy juga menciptakan PowerPack 126 KWh, dan PowerCube 1.2 MWh. Ketiga perangkat dapat digunakan mulai dari rumah tinggal, pabrik,real estate, perkebunan, pertambangan hingga industri sekala besar.

Ukuran Powerpack 126 KWh lebih besar ketimbang Powerwall yang bisa dipasang di tengah ruang keluarga. Bentuknya persis seperti kulkas dua pintu. Sama seperti Powerwall, PowerPack juga dapat menyimpan energi yang dihasilkan dari banyak sumber. Mulai dari Panel Surya (PV), Turbin Angin, Turbin Air atau listrik dari PLN. “Kalau Powerwall untuk standar perumahan, sementara Powerpack dikhususkan pada apartemen, perkantoran atau swalayan,” jelas Victor.

Sementara PowerCube 1.2 MWh menjadi varian baterai terbesar bikinan Baran Energy. Ukuranya pun sebesar kontainer.
Pemakaiannya dikhususkan untuk pabrik, kompleks industri hingga pembangkit listrik skala besar.

Selain baterai, Baran Energy tengah menyiapkan konsep mobil sport bertenaga listrik. Namanya Roadster Baran-EV

Mobil ini didesain dengan kinerja 4 wheel drive dan kekuatan yang dihasilkan mencapai 900 kekuatan kuda. “Baran EV Concept adalah puncak dari keinginan kami,” terang Victor.
Mobil itu sendiri akan ditenagai oleh sistem paket baterai Baran-Energy modular yang menawarkan paket ringkas dan kepadatan energi yang lebih tinggi.

Di dunia maya, langkah ini pun ditanggapi positif oleh mayoritas netizen di dalam akun resmi media sosial perusahaan tersebut.
Hal ini terlihat dari akun resmi Instagram (IG) baranenergy yang di dalamnya terdapat beragam komentar positif meskipun ada juga yang tidak percaya dengan tarif listrik semurah itu.

Saat dimintakan kebenaran soal listrik satu rupiah tersebut, pendiri Baran Energy.

Beberapa komentar netizen di akun IG baranenergy seperti diposting akun robb.inc yang menyebutkan.

“Generasi muda mileneal ubah penggunaan listrik hanya Rp1? Oh maan panel surya tidak fair kalau disebut cuma Rp1. Biaya investasi awal masih perlu bertahun-tahun untuk mengembalikan modal instalasi, belum lagi maintenance jika ada kerusakan”.

Namun, rata- rata netizen sangat menyambut antusias rencana kehadiran teknologi yang dikembangkan para anak anak milenial lulusan dari berbagai universitas terbaik di Indonesia ini. “Mantap. Kalau bisa provide ke daerah saya, mau banget ini sih, min,” timpal akun fadillagolek.

“Surabaya kapan?,” celetuk akun yanu1414 menanggapi rencana roadshow tim Baran Energy ke berbagai daerah di Indonesia untuk memperkenalkan produk ramah lingkungan yang disinyalir pemakaiannya bakal masif sama seperti peralihan minyak tanah ke tabung elpiji.

Dimana saat ini keberadaan tabung elpiji hampir di setiap rumah tangga.

Namun, Victor antusias merespon saat ditanya sumbangsihnya dalam pengembangan sektor energi di Indonesia, khususnya di bidang energi terbarukan.

“Visi kami adalah mendorong penggunaan energi terbarukan dan mobilitas elektrik di Indonesia, namun menyediakan teknologinya saja tidaklah cukup. kami berpikir keras mencari solusi agar, bukan hanya mengembangkan teknologi yang sesuai dengan market dan kondisi di Indonesia, tetapi juga bagaimana caranya agar produk ini bisa dimiliki oleh banyak orang, secepat mungkin,” tutur Victor.

Untuk itu, sambung Victor, pihaknya mencoba melakukan inovasi model kepemilikan, bagaimana supaya teknologi ini menjadi terjangkau, sehingga lebih banyak lagi orang yang bisa berpindah ke energi terbarukan. “Oleh karena itu, pada saat peluncuran produk nanti, pihaknya juga akan meluncurkan program Rp1 untuk perpindahan ke energi terbarukan,” tandasnya.

(*/ful/tgr/fin)

Baca Juga

Tabur Bunga di Makam Eyang, Rahayu Saraswati Tuliskan Puisi

TANGERANG - Pagi tadi, Senin (17/8) bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo melakukan tabur bunga di makam kedua eyangnya di TMP Taruna,...

Dari Kain Tenun Berantai Kaif Nunkolo sampai Busana Teluk Belangga

JAKARTA – Kesederhaanaan namun menawan, begitu tercermin dalam upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2020 di Istana Merdeka, Jakarta pada Senin (17/8). Suasana...

Inilah Wajah-Wajah Tim Sabang, Pasukan Pengibar Bendera

JAKARTA - Tiga anggota Paskibraka Nasional 2020 telah ditugaskan untuk mengibarkan Sang Merah Putih di halaman Istana Merdeka pada Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik...

Jika Membayangkan Cikeusik, Hati Saya Perih

KISAH RELOKASI PAHIT AHMADIYAH CIKEUSIK Sudah sembilan tahun lamanya, Nayati (44) dirundung kesedihan. Wanita yang menjadi saksi mata prahara penyerangan Ahmadiyah Cikeusik, Pandeglang tidak hanya...

Di Masjid Mahmuddah, Warga Ahmadiyah Tangerang Berbagi Berkah

TANGERANG- Kumandang azan ashar menggema dari speaker Masjid Mahmuddah. Seruan untuk melaksanakan ibadah. Dari gerbang yang sempit, belasan jamaah mulai memasuki pelataran parkir masjid...

Berita Terbaru

Muhyiddin Makin Pede Lawan Anwar Ibrahim

JAKARTA - Koalisi Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin memenangkan pemilihan negara bagian Sabah dengan mengalahkan koalisi oposisi Pakatan Harapan, lansir Straits Times pada Minggu...

Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Meninggal Dunia Akibat Covid-19

JAKARTA- Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Aryo Hanggono meninggal dunia akibat COVID-19. Almarhum meninggal pada Senin (28/9), di RSPAD Jakarta, sekitar pukul 04.50 WIB. Kabar...

Pemerintah Yaman dan Pemberontak Houthi Sepakat Tukar Seribu Tawanan

JAKARTA - Pemerintah Yaman dan pemberontak Houthi dukungan Iran sepakat melakukan penukaran seribu orang tahanan. Rencananya proses ini akan dilakukan Senin (28/9). Sumber pemerintah...

Infografis: Mendekati Pilkada, NPHD Belum Juga Tuntas

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Dirjen Bina Keuangan Daerah Mochamad Ardian Noervianto merilis realisasi anggaran untuk pelaksanaan Pilkada 2020. Berikut catatanya: NPHD Pilkada...

Perkada Terganjal, NPHD Tak Tuntas

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Dirjen Bina Keuangan Daerah Mochamad Ardian Noervianto merilis realisasi anggaran untuk pelaksanaan Pilkada 2020. Dari data sebaran...

Makin Hari Makin Cemas Menunggu Vaksin

JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 sudah memastikan gelombang pertama penyebaran Covid-19 dengan rata-rata pertambahan kasus mingguan 8,4 persen belum usai. Kondisi ini hampir setengah...

ICW Balas KPK

JAKARTA - Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana menyatakan tak semua pihak yang berada di sebuah gelanggang pertempuran disebut pejuang. Ia menyebut, terdapat...

Nafa Urbach Pernah Ingin Mengakhiri Hidupnya 

JAKARTA - Aktris Nafa Urbach mengungkapkan di masa lalu gara-gara asmara pernah ingin mengakhiri hidupnya. Ibu satu anak itu menceritakan, bahwa dirinya diberikan cobaan yang...

Nusantara

Dewan Dorong Pihak Swasta Lakukan Rapid Test

METRO - Terus bertambahnya angka penyebaran Covid-19 di Bumi Sai Wawai menuai perhatian kalangan DPRD Kota Metro. Dewan mendorong Pemkot Metro melakukan langkah cepat...

Pendapatan Pajak Kendaraan Menurun Lima Persen

BANJAR – Wabah pandemi Covid-19 saat ini berdampak pada penurunan pendapatan pajak kendaraan bermotor. Penurunannya mencapai sekitar lima persen. Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D)...

News

Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Meninggal Dunia Akibat Covid-19

JAKARTA- Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Aryo Hanggono meninggal dunia akibat COVID-19. Almarhum meninggal pada Senin (28/9), di RSPAD Jakarta, sekitar pukul 04.50 WIB. Kabar...

Puji Anies Baswedan, Tengku Zul: Enak ya Mampu Bahasa Inggris, Kaum Seberang Pluto jadi Iri

JAKARTA- Foto Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Kota Buenos Aires, Argentina pada bulan November 2018 lalu, jadi perbincangan. Foto tersebut kerap menuai pujian. Anies...

UAS Dikawal TNI Saat Ceramah, Dewi Tanjung: Ustad Kadrun Ketakutan, Lebay!

JAKARTA- Ustad Abdul Somad (UAS) dikawal ketat oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) saat mengisi kajian di Masjid Addua, Wayhalim, Bandar Lampung. Foto-foto pengawalan itu...

Ketua KPK Firli Bahuri Diminta Hentikan Kontroversi

JAKARTA - Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman meminta Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menghentikan segala tindakan yang berpotensi menimbulkan kontroversi...

Kasus Surat Jalan P21 Dinyatakan Lengkap

JAKARTA - Berkas perkara kasus pemalsuan surat jalan terkait Joko Soegiarto Tjandra telah dinyatakan lengkap alias atau P21 oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan...

Bersalah, 12 Polisi Ditahan dan Demosi

MAKASSAR - 12 personel kepolisian yang terlibat penembakan warga dinyatakan bersalah. Sanksi yang dijatuhkan beragam, dari penahanan hingga demosi atau penurunan pangkat. Kasat Reskrim Polres...

Dokter Pelaku Pelecehan Ditangkap

JAKARTA - Pelaku pelecehan terhadap wanita berinisial LHI di Bandara Soekarno Hatta,  berhasil ditangkap. Pelaku mempunyai gelar dokter.  Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes...