Selasa , 16 Juli ,2019
Breaking News

BPPT Garap IPTEK di Banten

FIN.CO.ID, JAKARTA – Sejumlah peneliti Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) tengah disibukan dengan upaya penerapan teknologi Hydrocolour dan FISH GIS di sejumlah daerah di Banten. Langkah besar ini bertujuan memudahkan para nelayan menangkap ikan lewat pendekatan iptek.

Deputi Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi BPPT Soni Sulistia Wirawan menjelaskan pendekatan yang dilakukan dengan berbagai macam cara. Salah satunya lokakarya. Cara ini upaya menghasilkan rekomendasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jangan sampai lokakarya yang dibuat jadi percuma. Ini kan ada yang dari Bekasi, Indramayu, Depok juga ada. Jadi sayang sekali kalau acara ini cuma seremonial, harus ada pengawasan dari tindak lanjut agar berkesinambungan,” kata Soni, kemarin (9/7).

Perwakilan organisasi PICES dari Jepang, Prof. Mitsutaku Makino mengapresiasi seluruh peserta dan sambutan dari Pemprov Banten sehingga lokakarya kaji terap teknologi Hydrocolour dan Fish GIS dapat terlaksana dengan baik.

“Kami sampaikan terima kasih banyak atas partisipasi hadirin serta terimakasih atas jamuannya. Untuk dua hari ke depan mari kita gali ilmu dan teknologi dari lokakarya ini,” kata Mitsutaku.

Kaji Terap Teknologi Hydrocolour dan Fish Gis digelar selama dua hari yakni Selasa dan Rabu (9-10 Juli). Hari pertama membahas dan pemaparan disampaikan para ahli dan hari kedua praktek lapangan di Kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Karangantu Kota Serang.

“Saya belum tahu bentuk teknologinya seperti apa, yang jelas saya harap bisa memudahkan kerjaan saya karena selama ini kita kebiasaan pakai alami aja,” kata salah seorang peserta dari kelompok nelayan KAKAP Karangantu, Kadma.

Ia mengaku selama ini kebanyakan nelayan di Karangantu melakukan aktivitas nelayan menggunakan tenaga manual. Oleh karena itu, ia berharap hasil dari lokakarya tersebut bisa mempermudah menangkap ikan.

Terpisah, Sekda Banten Al Muktabar dalam keterangan tertulisnya menegaskan kemaritiman di Banten punya potensi dan harus lebih diperhatikan. “Untuk itu semoga kita bisa menghasilkan teknologi baru seperti yang sudah dibahas tadi, agar dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat terutama nelayan,” kata Sekda Banten Al Muktabar, kemarin.

Menurut Al Muktabar, Pemprov Banten melalui Bappeda Banten, Menristekdikti dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengundang sejumlah unsur terkait seperti Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, hingga para kelompok nelayan dari berbagai daerah seperti Bekasi, Karangantu, dan Sukabumi, serta para pakar yang mumpuni dari berbagai Negara seperti dari Universitas Tokyo Jepang, Kanada, China, Korea dan Amerika Serikat.

“Kegiatan ini dan semua elemen yang hadir, menandakan keseriusan pemerintah dalam menyokong perikanan dan kelautan di Banten,” kata Al Muktabar dalam lokakarya kaji penerapan teknologi pengembangan sistem pemantauan mandiri kualitas lingkungan perairan teluk Banten berbasis hydrocolour technology dan FISH -GIS untuk meningkatkan kapasitas iptek nelayan.

Menurutnya, saat ini potensi ikan dan laut sangat tinggi, namun selama ini nelayan Banten masih banyak menggunakan tenaga manual. Untuk itu, ia berharap ada sejenis teknologi yang mempermudah nelayan dalam menjalankan kerjanya. Sekda juga mengajak setiap elemen masyarakat wajib menjaga lingkungan laut dan isinya.

“Kita sadari betul potensi laut dan ikan di Banten sangat tinggi, sayangnya teknik kita belum maksimal. Semoga hasil lokakarya ini menghasilkan teknologi yang mempermudah para nelayan, saya juga mau mengajak setiap individu untuk menjaga dan melestarikan ekosistem laut di Banten,” kata Al Muktabar.

(ful/fin)

About Redaksi FIN

Check Also

Mafia Tanah Terbongkar di Banten

FIN.CO.ID, JAKARTA – Polda Banten melalui Satuan Tugas (Satgas) Mafia Tanah mengungkap 12 kasus mafia ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com