Selasa , 16 Juli ,2019
Breaking News

Polri Pastikan 9 Pati-nya Berpengalaman di Penyidikan

FIN.CO.ID, JAKARTA – Sembilan perwira tinggi (Pati) Polri yang mengajukan ikut seleksi calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menunggu hasil asesmen.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyebut, sembilan Pati yang mengajukan diri ikut seleksi Capim KPK masih menjalani proses seleksi di internal Polri. Proses seleksi sedang fokus meneliti kompetensi dan latar belakang para perwira tinggi tersebut. Namun, ia memastikan para Pati ini berpengalaman di dunia penyidikan, baik sebagai penyidik maupun berkecimpung di penegakan hukum Polri.

“Tim fokus menelusuri rekam jejak dari sembilan Pati itu, terutama terkait kompetensi dan latar belakang yang bersangkutan, karena diutamakan punya pengalaman di dunia penyidikan. Dan sembilan Pati itu, semua memiliki rekam jejak sebagai penyidik dan pernah berkecimpung pada penegakan hukum di kepolisian,” kata Dedi di Mabes Polri, Rabu (19/6).

Menurut Dedi, para Pati yang mengajukan diri mengikuti seleksi Capim KPK itu merupakan Pati-Pati dengan pangkat bintang satu dan dua, serta sebagian besar masih aktif di kepolisian. Meski demikian, Dedi mengakui, dirinya masih menunggu perkembangan untuk data Pati yang mengajukan diri.

“Kalau sampai saat ini, jumlahnya masih sembilan seperti yang kemarin disampaikan. Hanya saja, kita masih menunggu terus perkembangannya, apakah akan bertambah atau tidak,” ujar Perwira Polri berpangkat bintang satu tersebut.

Menurut Dedi, upaya sembilan Pati mengajukan diri menjadi capim KPK sudah memalui mekanisme di tubuh Polri sebagaimana diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2015, tentang Penugasan Khusus Anggota Polri.

“Ya, jadi untuk penugasan khusus tersebut sudah ada mekanismenya, seperti seleksi di internal dan juga seleksi administrasi. Dengan demikian, dari sembilan Pati itu tentunya akan diseleksi, siapa saja yang memiliki kompetensi, kemudian siapa yang memiliki rekam jejak, dan pengalaman tugas yang lebih khusus lagi di bidang penegakan hukum,” urai Dedi.

Dedi mengatakan dirinya tak mengetahui apakah sembilan Pati tersebut memenuhi syarat? Sebab proses seleksi masih berjalan dan tidak menutup kemungkinan, semuanya dianggap memenuhi syarat.

“Tentunya, jika semuanya nanti dianggap memenuhi persyaratan, maka nanti akan dibuat surat dari institusi kepolisian kepada Pansel. Tapi kalaupun nanti dari sisi administrasi atau sisi mekanisme internal misalnya cuma ada lima atau bahkan cuma empat, ya empat itu yang nanti akan dikirim ke Pansel untuk ikuti tahapan-tahapan seleksi komisioner KPK,” ungkap Dedi.

Dedi menyebut, dirinya belum mengetahui kapan proses seleksi akan berakhir.

“Belum tahu, yang jelas kita juga harus lihat dulu tahapan pansel menutup penerimaan kapan, kalau memang sudah mendekati penutupan penerimaan di Pansel itu tentunya, kita akan segera mungkin memutuskan. Tapi Sekarang ini masih penelitian, baik administrasi, rekam jejak, dan kompetensi,” tandasnya.

(Mhf/gw/fin)

About Redaksi FIN

Check Also

1.963 Desa di 79 Kabupaten/Kota Kekeringan

FIN.CO.ID, JAKARTA – Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut sebanyak 1.963 desa di 79 ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com