Selasa , 16 Juli ,2019
Breaking News

Hubungan Seks di Kamar, Pasturi Bolekan Anak-Anak Nonton Melalui Jendela

FIN.CO.ID, Tasikmalaya– Warga di Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, heboh semenjak 3 hari terakhir. Penyebabnya, salah satu pasangan suami istri (pasturi) di kecamatan tersebut mengajak anak-anak di bawah umur untuk menyaksikan secara langsung adegan ranjang yang dilakukan keduanya.

Pasturi tersebut memungut biaya untuk sekali nonton secara langsung, Rp 1000 hingga Rp5000. Bukan saja uang, anak-anak juga bisa membayar dengan mie instan, kopi atau rokok. Para bocah yang nonton adegan seks keduanya, maksimal berusia 12 tahun. Mereka menyaksikan adegan seks melalui jendela kamar rumah pasturi tersebut.

Informasi dari mulut ke mulut membuat resah. Hingga ada pangakuan dari para bocah yang menonton adegan seks itu.

“Laporan ini berawal dari para orangtua yang resah dengan kelakuan suami istri tersebut. Awalnya hanya informasi mulut ke mulut, sampai akhirnya pengakuan dari anak-anak yang pernah menonton dan membenarkan kejadian tersebut,” jelas Ketua Komisi Perempuan Anak Indonesia (KPAI) Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, Selasa (18/6)

Keduanya meminta bayaran dan mempersilahkan anak-anak menonton adegan dewasa di rumahnya. Sebagian besar penontonnya adalah anak-anak yang berlokasi di sekitaran rumah tinggalnya selama ini.

“Informasi ini pun membuat geger warga sekaligus membuat resah. Sampai akhirnya kami pun mencari informasi lebih detail. Pasangan itu hanya memperbolehkan yang menontonnya anak-anak saja,” ungkapnya.

Saat dilakukan pengecekan ke lokasi, suami istri tersebut diketahui telah melarikan diri dan tak ada rumahnya.

“Memang dari sejumlah keterangan warga santer bahwa anak-anak bisa menonton langsung adegan seks salah satu pasangan suami istri. Akan tetapi setelah kami cek ke lokasi tinggalnya, pasangan tersebut sudah melarikan diri,” ujar Ato.

Pasturi tersebut akhirnya ditangkap oleh anggota Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, pada Selasa (18/6/2019). Keduanya diketahui bernisial Ek (25) dan Li (24).

Keduanya kini sudah ditetapkan sebagai tersangka karena perbuatan asusilanya meresahkan para orangtua korban.

Kepada petugas kepolisian, keduanya sempat mengaku melarikan diri hampir selama sepekan akibat di kampungnya informasi itu menyeruak diketahui umum.

“Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka. Kini mereka berada di sel tahanan Mako Polres Tasikmalaya Kota,” jelas Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota AKP Dadang Sudiantoro, Selasa (18/6/2019).

“Kedua pelaku berhubungan seks di kamar dan ditonton para korban di jendela kamar pelaku. Korban anak-anak berjumlah enam orang dan telah dimintai keterangan,” tambah dia.

Sampai sekarang, pihaknya masih terus mendalami kasus tersebut untuk mengetahui motif para pelaku. Kedua tersangka mengakui perbuatannya baru dilakukan pertama kali, tapi kepolisian akan terus melakukan penyidikan lebih lanjut.

“Kalau korban anak-anak yang enam orang itu pun mengaku baru pertama kali terjadi kejadian itu. Tapi, kita terus dalami kasus ini,” ungkapnya. (**/fin).

About Afdal

Check Also

Kejagung Kejar Tersangka Baru Korupsi Lahan Batubara

FIN.CO.ID, JAKARTA – Hampir sebulan lamanya, Tim penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) melengkapi berkas ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com