Lima Alasan Sofyan Jacob Harus Ditahan

FIN.CO.ID, JAKARTA – Polda Metro Jaya diminta segera menahan tersangka kasus dugaan makar, mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol (Purn) M Sofyan Jacob usai diperiksa Senin (17/6). Polri juga diminta melakukan penjemputan paksa bila Sofyan kembali mangkir.

“Iya kami mendesak Polri untuk menahan Sofyan Jacob, dan jika memang nanti dia mangkir lagi dari pangilan penyidik bisa langsung dilakukan upaya jemput paksa agar segera menjebloskannya ke tahanan,” kata Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane dalam pesan tertulisnya kepada Fajar Indonesia Network, Minggu (16/6).

Menurut Neta, ada lima alasan kenapa Sofyan harus ditahan. Pertama, agar Sofyan Jacob tidak mempersulit upaya penyidikan dalam dugaan makar yang sedang diusut Polri, sehingga kasus itu bisa cepat dituntaskan.

Kedua, agar Sofyan tidak melakukan intervensi terhadap para penyidik kepolisian. Hal itu mengingat, purnawirawan dengan pangkat terakhir jenderal bintang tiga itu masih memiliki jaringan yang kuat di jajaran kepolisian.

“Ketiga, dengan ditahannya Sofyan Jacob maka tujuh jenderal polisi lainnya yang diduga terlibat makar bisa juga segera diciduk. Mereka adalah Irjen (Purn), Irjen (Purn) HP, Brigjen (Purn) DS, Brigjen (Purn) ES, Brigjen (Purn) H, Brigjen (Purn) Z, dan Brigjen (Purn) SH,” ungkap Neta.

Selanjutnya, masih kata Neta, alasan keempat desakan agar menahan Sofyan Jacob, agar sejumlah jenderal polisi aktif yang diduga ikut dalam aksi makar bisa diketahui secara terang benderang dan aksinya bisa dilokalisir.

“Terakhir, yang kelima penahanan Sofyan dan sejumlah Purnawirawan Polri lainnya ini guna hindari anggapan diskriminasi terhadap jendral Purnawirawan TNI, yakni Mayjen (Purn.) Sunarko dan Mayjen (Purn.) Kivlan Zein yang atas tuduhan makar telah ditahan kepolisian.

“Jika tak ditahan, tentu juga qkan menjadi tanda tanya bagi kalangan militer dan sikap Polri pun dianggap diskriminasi

Neta meyakini, dalam kasus ini tentunya Polri sudah melakukan penyelidikan, dan penyidikan intensif. Bahkan, untuk kasus makar ini ada beberapa alat bukti yang sudah dimiliki Polri. Selain itu, penyidik juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, terutama keterlibatan Sofyan.

“Jadi, dari seluruh upaya itu Polri berkesimpulan yang bersangkutan turut ikut dalam permufakatan makar. Dan tehtunya, berkaitan dengan itu sekali lagi, kami mendesak agar Polri segera menahan Sofyan,” tutupnya.

(Mhf/gw/fin)