Senyum Merekah Sambut Liga 2

FIN.CO.ID, JAKARTA – Jadwal Liga 2 telah dirilis PT Liga Indonesia Baru (LIB). Setelah sebelumnya menuai banyak kritikan dari kontestan, PT LIB selaku operator lantas menampung semua usulan. Akhirnya, jadwal pasti untuk Liga 2 musim ini pun mendapat respons positif.

Salah satunya Persiraja Banda Aceh. Tim yang paling jauh di grup barat, Laskar Rencong itu jadi klub paling vokal mengenai jadwal. Sebab, mereka meminta agar PT LIB bisa menyesuaikan jadwal away yang tepat untuk meminimalisir dana transportasi selama Liga 2.

Salah satunya adalah paketan away. Persiraja sendiri berharap bisa away beberapa pertandingan sekaligus. “Ya harus diakui, pengeluaran paling banyak dari Persiraja ya di transportasi. Jadi, kami sempat berharap kalau away sekalian lawan beberapa tim, biar sekali jalan,” ujar Media Officer Persiraja Ariful Usman, kemarin (11/6).

Syukurnya, usulan itu diterima. Persiraja mendapat kesempatan away beberapa kali sekaligus. Misalnya pada pekan pertama dan kedua. Ariful menuturkan, timnya langsung away dua kali sekaligus, yakni melawan Persibat Batang (22/6) dan PSPS Riau (27/6). “Jadi sekalian perjalanan pulang kan lawan PSPS. Kami berterima kasih usulannya benar-benar didengar oleh PT LIB,” terangnya.

Sambutan positif juga dilontarkan Sekretaris PSIM Jarot Sri Kastawa. Dia menerangkan, jadwal yang baru diterima oleh timnya itu sudah sangat baik. Selain tidak memberatkan, jarak dari satu pertandingan ke pertandingan lain juga cukup adil.

Misalnya ketika melawan Persiba Balikpapan dan Mitra Kukar. Di jadwal sebelumnya, jeda di antara dua laga itu sangat jauh. Lawan Persiba pada 22 Juni sedangkan Mitra Kukar pada 30 Juni. Padahal, kedua lawan PSIM itu terletak di satu pulau Kalimantan. “Kalau kami bolak-balik selain menghabiskan biaya juga pemain capek,” bebernya.

Usulan pun juga diterima. Di jadwal baru, PSIM tidak perlu bolak-balik lagi yang memakan biaya perjalanan mahal. Sebab, setelah lawan Persiba pada 22 Juni, Laskar Mataram bisa lanjut lawan Mitra Kukar pada 26 Juni. “Masih pas untuk recovery pemain dan biaya,” lanjutnya.

Meski banyak mendapat respons positif, ada pula klub yang masih tidak sreg dengan jadwal yang baru. Salah satunya Madura FC. Melalui manajernya Januar Herwanto, timnya mengaku sangat keberatan dengan jadwal yang baru dari PT LIB tersebut.

Salah satunya adalah hat-trick away pada pekan ketiga sampai kelima. Madura FC harus berturut-turut bermain tandang dalam tiga laga sekaligus. Yakni, melawan Martapura (2/7), PSBS Biak (6/7), dan Mitra Kukar (14/7). “Saya sebenarnya setuju saja, tapi tiga kali away berturut-turut saya pikir sedikit merugikan,” ucapnya.

(rid/ham/ful)