Paulo Fonseca, Manager Baru Roma dengan CV Mentereng

FIN.CO.ID, ROMA – Siapa manajer baru AS Romaakhirnya terungkap. RaksasaSerie Aitu resmi menunjuk manajer Shakhtar Donetsk Paulo Fonsecasebagai manajer baru mereka. Paulo Fonseca menjadi manajer Roma menggantikan Claudio Ranieri.

Penunjukan Fonseca itu diumumkan Roma melalui situs resmi mereka. Fonseca mendapatkan kontrak berdurasi dua tahun hingga tahun 2021 di mana ia memiliki opsi perpanjangan satu musim hingga tahun 2022 mendatang.

Presiden AS Roma,James Pallotta mengaku sangat senang bisa merekrut Fonseca yang dianggapnya sangat berbakat. “Kami sangat senang menerima kedatangan Paulo Fonseca ke klub,” ujar Palotta di situs resmi AS Roma.

Pallotta menilai, Paulo Fonseca adalah pelatih muda dan ambisius. Fonseca juga dianggap memiliki pengalaman di level internasional. Dia memiliki mentalitas juara dan reputasi memainkan sepakbola menyerang yang kami rasa akan membuat para fans kami senang, kata Pallotta.

Paulo Fonseca menggantikan Claudio Ranieri yang statusnya sebagai caretaker dan tidak dipermanenkan oleh manajemen AS Roma. Selama menangani Roma, Fonseca dikabarkan akan menerima gaji sebesar dua juta euro per musim atau sekitar Rp 32,1 miliar.

Sebelum menjadi pelatih, sebelumnya Paulo Fonseca dikenal sebagai pemain sepakbola asal Portugal. Sewaktu masih aktif bermain, ia merupakan seorang bek tengah. Namun karier sepak bolanya tidak berjalan mulus, karena Fonseca tidak banyak mendapat menit bermain di sejumlah klub yang pernah dibelanya.

Transfermarkt mencatat, Paulo Fonseca hanya pernah bermain sebanyak 15 pertandingan di Liga Utama Portugal, saat membela CF Estrela Amadora. Pada tahun 2005, Fonseca memutuskan untuk pensiun dan beralih menjadi pelatih.

Pertama kali, dia membesut tim muda CF Estrela Amadora U-19. Hebatnya, dua tahun berselang, Paulo Fonseca kemudian merintis sebagai pelatih tim utama bersama 1 Dezembro, sebelum akhirnya karier kepelatihannya menanjak sampai menangani tim top Portugal seperti FC Porto dan SC Braga.

Satu musim melatih Porto, Fonseca berhasil mempersembahkan satu gelar Piala Super Portugal pada musim 2013/14. Dan di SC Braga pelatih berusia 46 tahun itu sukses mempersembahkan satu gelar Piala Portugal musim 2015/16.

Paulo Fonseca lalu melebarkan karier kepelatihannya untuk menukangi tim di luar Portugal. Pada tahun 2016, dia resmi menjabat sebagai pelatih di tim asal Ukraina, Shakhtar Donetsk. Lagi-lagi, Fonseca menunjukkan tangan ajaibnya. Tiga musim di sana, Fonseca membawa Shakhtar meraih 3 gelar Piala Ukraina dan 3 gelar Liga Ukraina. Serta memenangi satu Piala Super Ukraina tahun 2017 lalu.

Saya senang ditunjuk menjadi pelatih baru AS Roma. Saya tidak sabar pindah ke Roma, bertemu dengan fans, dan mulai bekerja untuk menciptakan sesuatu yang spesial,” kata Fonseca meyakinkan.

Dengan CV yang mentereng, Paulo Fonseca diharapkan bisa jadi sosok yang tepat untuk membawa AS Roma meraih prestasi musim depan. Tantangan terbesarnya adalah mengakhiri puasa gelar AS Roma untuk meraih scudetto Serie A Italia, yang terakhir kali mereka menangkan pada musim 2000/01 silam.

(wsa/fin)