Menpora Harap CdM SEA Games 2019 Pernah Pimpin Cabor

FIN.CO.ID, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengaku bahwa dirinya belum bisa memutuskan siapa sosok yang tepat untuk menjadi Chef de Mission (CdM) atau Ketua Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2019 di Filipina.

Meski demikian, politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengharapkan sosok yang bakal menjadi CdM setidaknya memiliki pengalaman memimpin sebuah cabang olaraga (cabor) di Tanah Air.

“Belum (memutuskan), tapi secepatnya akan kita tunjuk (CdM). Namun, pastinya dia (CdM, red) pernah memimpin cabang olahraga,” ungkap Imam Nahrawi dalam acara Halal Bihalal Keluarga Besar Kemenpora di Auditorium Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (11/6) kemarin.

Menteri asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur itu menjelaskan, kriteria yang diharapkan itu tak lain demi terciptanya kedekatan emosional antara CdM dengan para Kontingen. Menurutnya, hal tersebut sangat penting demi terjalinnya komunikasi yang baik.

“Agar ada kedekatan emosional, berpengalaman dalam me-manage, hingga tahu kebutuhan atlet serta teknis di lapangan. Hal itu sangat penting sekali,” ungkap Imam.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Cak Imam itu mengaku bahwa fungsi dan tugas CdM di sebuah ajang multi event olahraga itu sangat strategis. “Betapa fungsi peran CdM itu amat sangat strategis untuk mengkomunikaskan yang disiapakan kontingen bilaman ada kesulitan finansial. Terlebih lagi, kalau SEA Games ini, atlet tak bisa dalam satu wisma, pasti menyebar, berbeda dengan Asian Games atau Olimpiade yang sudah dalam satu kawasan, jadi lebih mudah,” jelasnya.

Disinggung mengenai adanya nama Ketua Umum PB PABBSI, Rosan Roeslani yang menjadi kandidat CdM untuk SEA Games 2019 ini, Imam tak menapik hal tersebut. Akan tetapi, ia menegaskan bahwa dirinya belum bisa memutuskan hal tersebut lantaran harus menunggul laporan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

“Benar, memang adan nama Pak Rosan, namun kami belum bisa memastikan hal itu. Masih menunggu laporan dari Kemenko PMK,” tukasnya.

Sebelumnya di tempat terpisah, Wakil Ketua Umum PB PABBSI, Joko Pramono mendesak pemerintah untuk segera menetapkan CdM. Jika terus ditunda, ia menilai hal tersebut semakin menumpuk pekerjaan dalam rangka persiapan menuju SEA Games 2019.

“Padahal sebelumnya, Ketua KOI (Komite Olimpiade Indonesia, red) Pak Erick Thohir sudah mewanti-wanti sejak tahun lalu usai Asian Games 2018 berakhir. CdM itu harus ditetapkan di awal tahun 2019 ini sebaiknya,” ungkap Joko Pramono.

Joko Pramono menjelaskan, pada saat itu, Erick Thohir sudah memberikan surat penunjukkan CdM SEA Games 2019 yang berasal dari pimpinan cabor, yakni Rosan menjadi Ketua Kontingen. Bahkan dikatakannya, surat itu diserahkan ke Kemenpora agar segera diproses dan ditetapkan.

“Pak Rosan juga sudah meminta saya untuk segera menyiapkan tim CdM, dan itu sudah saya siapkan, bahkan kita sudah melakukan rapat dua kali di Kemenpora. Namun, hingga saat ini, hal itu (keputusan penunjukkan CdM) belum terjadi,” tuturnya.

Untuk diketahui, SEA Games 2019 sendiri akan berlangsung di Filipina mulai 30 November hingga 11 Desember mendatang. Ajang dua tahunan itu, dipastikan akan mempertandingkan 56 cabang olahraga.

Namun, dari 56 cabor tersebut, Indonesia berencana hanya mengikuti 35 cabor saja. Bahkan, dalam pesta olahraga negara se-Asia Tenggara ini, Indonesia akan didominasi atlet junior dengan perbandingan 60:40 persen.

(gie/fin/wsa)