Pasokan BBM di Trans-Sumatra Aman

FIN.CO.ID, JAKARTA – Badan Pengatur Hilir Migas (BPH Migas) meminta, Pertamina menambah pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jalur Trans-Sumatra. Sebab, pihaknya melihat dari hasil pemantauan dan laporan satgas bahwa ada kelangkaan BBM di Jalur tersebut.

Kepala Badan Pengatur Hilir Migas (BPH Migas), Fanshuruallah Asa mengatakan, Pertamina perlu menambah pasokan ketersediaan BBM Gasoline baik itu premium, pertalite juga pertamax di jalur tol operasional dan fungsional di Trans-Sumatra, terutama di sekitar 340 km tol wilayah Lampung ke Palembang.

Selain itu, pihaknya juga meminta Pertamina menyiapkan mobile dispenser dan kantong BBM di 15 titik lokasi penjualan bbm yang ada di Tol Bakauheni-Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung-Palembang.

“Pertamina juga harus menambah armada Motoris di jalur tol Sumatra dan non-tol, terutama daerah Mesuji dan Tulangbawang,” kata Ifan, Sabtu (1/6).

Sebagai Pelaksana Satuan Tugas Posko Nasional Sektor ESDM untuk Idul Fitri, BPH Migas juga menghimbau masyarakat yang mudik bisa mengisi BBM sebelum masuk tol operasional dan fungsional.

“Penggunaan tol Lampung ke Palembang baru uji coba tahun ini. Sehingga, perlu ada langkah antisipasi karena masih perlu ada penyempurnaan untuk pasokan stok BBM,” terangnya.

BPH Migas juga meminta Pertamina dan Badan Usaha swasta lainnya sebagai penyalur BBM untuk mewaspadai ketersediaan BBM saat Arus Balik pada tanggal 8 dan 9 Juni.

“Karena, masyarakat yang mudik saat lebaran tahun ini dengan waktu yang relatif panjang akan terakumulasi di tanggal tersebut,” ujarnya.

Menanggapi permintaan tersebut, Vice President Corporate Communications Pertamina Fajriyah Usman memastikan, tambahan stok BBM untuk wilayah Trans Sumatera wilayah Mesuji serta Tulang Bawang jelang Idul Fitri 1440 H/2019 tak akan mengalami keterlambatan.

Ia menyampaikan, sejauh ini ada 18 fasilitas SPBU di sepanjang jalur Trans Sumatera. Sebelum arus mudik berlangsung, fasilitas serta pasokan tersebut dirasa cukup untuk melayani para pengguna jalan tol.

Namun, karena bertambahnya jumlah kendaraan selama arus mudik, terjadi kekurangan pasokan terutama di sejumlah ruas wilayah.

“Ini akan kita tindaklanjuti, pada intinya. Dan pastinya untuk stok kita coba amankan,” pungkasnya.

(der/fin)