Sengaja Mencari Martir

FIN.CO.ID – Aksi kerusuhan yang terjadi di Jakarta pada 21-22 Mei diduga kuat sengaja dilakukan untuk mencari martir korban jiwa.

Targetnya, kata eks Menteri Pertahanan di era Gusdur itu, adalah korban tewas untuk memicu kemarahan publik yang lebih luas.

“Sebelum terjadinya aksi tersebut, kami dari Gerakan Suluh Kebangsaan sudah berkeliling ke intelijen, TNI dan Polri,” kata tokoh Gerakan Suluh Kebangsaan, Mahfud MD di Jakarta, Kamis (23/5), kemarin.

Dan dari situ, lanjut pria kelahiran Sampang 62 tahun lalu itu, ditemukan adanya indikasi yang dimaksud.

“Memang ada info gerakan memprovokasi mencari martir,” ungkap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini.

Mahfud mengatakan sejak awal aparat TNI-Polri yang bertugas di lapangan dilarang membawa senjata api dan peluru tajam.

Dia mendukung upaya Polri itu. Menurutnya, Polri cukup menggunakan peluru karet dalam menindak tegas massa secara terukur dan prosedur tetap. (rh/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here