Breaking News
Para pengunjuk rasa membakar kios-kios kayu dalam aksi demonstrasi yang tidak jauh dari Kantor Bawaslu. Petugas berada dalam siaga tinggi di tengah kekhawatiran kerusuhan sipil di ibukota (Foto: Dany Krisnadhi)

BENTROK PECAH, 20 PROVOKATOR KERUSUHAN DICIDUK

Petamburan Sempat Panas, Kondisi Tamrin Berangsur Pulih

JAKARTA – Polda Metro Jaya menutup akses Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Barat setelah sempat terjadi bentrokan sejak dini hari. Aparat bersam sejumlah tokoh masyarakat pun turun tangan, meredam aksi massa yang belum diketahui penyebabnya.

Satu pelaku yang diduga provokator telah diamankan. Aparat terus melakukan penyisiran pada titik-titik tertentu dan melakukan penjagaan.

Karopenmas Mabes Polri Brijenpol Dedi Prasetyo menegaskan, dari awal sudah diduga ada pihak ketiga yang memanfaatkan situasi dan situasi saat ini. ”Maka sejak awal kami meminta dan mengingatkan koordinator lapangan yang melakukan aksi bisa mengenali anggotanya. Jangan sampai ditunggangi,” terang Dedi lewat sambungan telepon, Rabu (22/5).

Ditambahkannya, petugas memperkenankan menyampaikan pendapat tapi ada aturan. ”Setiap yang ingin menyampaikan pendapat, juga taat pada aturan yang berlaku, dan menjaga keteritiban. Jika limitatif dilanggar, dan berpotensi kericuhan maka kita lakukan prosedur yang berlaku,” terangnya.

Dedi mengingatkan, hari ini ada 11 elemen masyarakat yang akan melakukan aksi. ”Tegas sekali lagi kami ingatkan, kenali anggotanya. Koordinasi dengan aparat keamanan yang melakukan penjagaan. Jangan terprovokasi, awas dimanfaatkan, karena situasi cepat tersulut untuk merangsang bentrok dengan petugas,” ungkapnya.

Foto:Afp

 

Saat ini ada 20 orang sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan secara mendalam. ”Rata-rata di luar Jakarta aktor provokatornya. Sekarang sedang kita lakukan pemeriksaan. Kita akan tegas dalam hal-hal yang sifatnya sudah menganggu ketertiban dan keamaanan,” terangnya.

Sementara itu situasi di perempatan Jalan MH Thamrin, Jakarta, tepatnya di depan Gedung Bawaslu mulai berangsur kondusif selepas waktu Subuh, Rabu, dan terlihat warga masyarakat umum mulai melintas untuk beraktivitas.

Di sekitar Gedung Bawaslu, petugas  dari kepolisian dan TNI juga terlihat berjaga bergantian. Sedikitnya lima peleton TNI Kodam Jaya juga masih turut berjaga di sekitar Gedung Bawaslu.

Sejak Selasa (21/5) sore, massa melakukan aksi di depan Gedung Bawaslu dan selepas menggelar Shalat Tarawih berjamaah di sana sebagian besar di antaranya menyepakati untuk membubarkan diri.

Namun, sekira pukul 21.30 WIB, massa kembali berkerumun dalam jumlah yang kian membesar di depan Gedung Bawaslu. Massa berusaha merusak pagar kawat berduri di depan Gedung Bawaslu sehingga polisi akhirnya mengambil tindakan.

Sekira pukul 22.45 WIB, massa berhamburan dari depan Gedung Bawaslu yang kemudian melebar di ruas Jalan Wahid Hasyim baik arah menuju Gondangdia maupun arah Tanah Abang.

Massa di Jalan Wahid Hasyim arah Gondangdia ditangani lebih cepat dibandingkan massa perusuh dari arah Tanah Abang. Sejumlah oknum provokator diamankan oleh polisi dan dibawa ke Mapolda Metro Jaya, yang hingga kini belum ada keterangan resmi berapa banyak yang diamankan. (syaiful/fin)

About Syaiful Amri

Check Also

Amsor, Tersangka Kecelakaan Maut Tol Cipali Alami Luka Berat

FIN.CO.ID, JAKARTA – Aparat kepolisian telah menetapkan tersangka pada kecelakaan beruntun di Tola Cipali Km ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com