AHY MERAPAT KE ISTANA BOGOR, ADA SALAM SBY UNTUK JOKOWI

Beranda Nasional AHY MERAPAT KE ISTANA BOGOR, ADA SALAM SBY UNTUK JOKOWI

JAKARTA – Setelah sempat tertunda, Presiden Joko Widodo dan Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono akhirnya bertemu. Keduanya melakukan dialog dalam pertemuan di Istana Bogor. Spekulasi pun muncul, pertemuan merupakan sinyal merapatnya partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke koalisi pemenang Pilpres 2019.

Pertemuan kedua tokoh berlangsung pada pukul 9.30 WIB. Beberapa media diperkenankan untuk mendokumentasikan pertemuan tersebut beberapa saat. Baik Jokowi maupun AHY cukup akrab.
Pengamat politik Maruli Hendra Utama menyebut, AHY menjadi duta Partai Demokrat, setelah sebelumnya SBY menyampaikan selamat atas kemenangan Joko Widodo-MA’ruf Amin.

“SBY salah satu tokoh politik yang mampu mengatur ritme di tengah situasi sulit. Yang saya maksud, SBY memiliki kepentingan, tapi dia cukup pandai menempatkan posisi partainya di dua kekuatan yang tengah bertarung,” terang dosen Sosiologi Universitas Lampung itu.

Di sini, sambung aktivis 98 itu, letak kenegarawanan kedua tokoh baik, Jokowi maupun SBY yang sebenarnya memang harmonis. ”Ini bentuk ketokohan yang menghormati konstitusi. Menghormati perdamaian, dan menghormati kompetisi. Saya melihat, BPN pun begitu wellcome, meski dalam kompetisi sempat berbeda kubu,” terangnya.

Sementara itu, AHY kepada penjelasannya menyebut, sebuah harapan bisa menjalin komunikasi di tengah situasi bangsa dewasa ini. Karena keterbatasan ruang dan waktu, SBY masih berada di Singapura, menemani Ibu Ani Yudhoyono menjalani perawatan.

“Saya hadir menjadi jembatan komunikasi antara Bapak Presiden dengan SBY. Terlebih SBY memiliki pengalaman, yang tertentu ingin memberikan support kepada pemerintah dalam menangani kondisi politik, hukum akhir-akhir ini,” paparnya.

 

Ditambahkan AHY, ada keutamaan setelah pengumuman rekapitulasi baik Pilpres maupun Pileg pada Selasa (21/5) dini hari. “Harapan SBY dan kita semua, pemerintah dapat menangani pascareputulais secara damai. Harus ada pendekatan-pendekatan, solusi politik, solusi hukum. Tentunya dilakukan dengan baik, sebisa mungkin tidak ada korban. Ini negara hukum dan berkeadilian,” terangnya.

Pada kesempatan itu, AHY menyampaikan selamat atas kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin atas hasil rekapitulasi kemenangan yang telah tetapkan KPU. ”SBY tadi malam lewat telepon juga sudah menyampaikan selamat. Dan rekan-rekan juga mengetahui ada vidio statmen yang disampaikan, ada kelegaan di hati SBY, ada sebuah itikat baik, semangat pasca pilpres,” urainya.

AHY juga meminta jika ada kalangan belum puas, maka disalurkan jalur konstitusional. ”Ada jalannya, agar semua terhindar dari polemik aksi-aksi yang tidak konsitusional, kami juga senang dengan langkah bapak Prabowo yang akan menyampaikan sejumlah keberatan (gugatan ke MK). Dan kami pun mendukung semangat Presiden yang ingin menjadi pemimpin yang mengayomi. Indonesia untuk semua. Yang jelas kami dan saya secara pribadi, ingin ikut membangun,” terangnya.

 

Di akhir penjelasaannya, AHY menyebut, jangan sampai konstetasi yang keras, menjadi terbelah. ”Kita sesamai anak bangsa mencitai, bangsa ini. Tentunya, Indonesia menjadi rumah besar kita, untuk hari ini dan sampai kapan pun,” pungkasnya.

Sebelumnya SBY menyampaikan rasa syukur dan lega terhadap KPU yang sudah mengumumkan hasil pemilu dengan baik dan tepat waktu. Pesan itu disampaikan melalui sebuah video berdurasi 09.23 menit. Video itu dibagikan Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat Imelda Sari kepada wartawan melalui jejaring WhatsApp, Selasa (21/5) malam.

“Saya berdoa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, semoga situasi aman, damai dan tertib, dapat terus dijaga. Meskipun, ruang bagi rakyat untuk menyampaikan pendapat termasuk aksi protes tetap dibuka dan dijamin oleh negara. Kuncinya adalah protes apapun, dapat dilakukan secara bertanggung jawab, tertib dan damai,” jelasnya.

SBY menafsirkan jalan konstitusional yang akan ditempuh Prabowo adalah melalui Mahkamah Konstitusi sebagai jalan yang dibuka dan disediakan oleh konstitusi. “Bapak prabowo juga menyerukan kepada para pendukungnya agar tetap menjaga keamanan, dan ketertiban umum. Dan dalam menyampaikan pendapatnya di depan umum, tetaplah dilaksanakan secara damai, berakhlak dan konstitusional,” ujar SBY.

Dia pun menyampaikan pesan kepada Prabowo, bahwa apapun hasil dari gugatan ke MK nanti, sejarah akan mencatat, Prabowo adalah seorang konstitusionalis, serta seorang yang menghormati pranata hukum juga sebagai champion of democracy. “Sebuah legacy yang akan dikenang dengan indahnya, oleh generasi mendatang,” jelas SBY. (syaiful amri)

Baca Juga

KPK Ungkap Harta Cakada Petahana Rerata Meningkat Rp2-4 Miliar Selama Menjabat

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan rata-rata calon kepala daerah (cakada) petahana pada Pilkada 2020 mencatatkan kenaikan harta senilai Rp2 miliar hingga Rp4...

Bawaslu Ingatkan KPU Soal Distribusi APD KPPS Belum Merata

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait distribusi alat pelindung diri (APD) kepada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)...

KPK Rilis 10 Cakada ‘Terkaya’ dan ‘Termiskin’, Ada yang Hartanya Minus Rp3,5 Miliar

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap 10 calon kepala daerah (cakada) "terkaya" dan "termiskin" berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Berdasarkan data tersebut,...

Ratusan Tindak Pidana di Pilkada 2020

JAKARTA – Bawaslu menemukan 3.814 dugaan pelanggaran yang berasal dari temuan maupun laporan masyarakat. Dari jumlah tersebut, ada 112 kasus dugaan tindak pidana pemilihan...

Rekomendasi Lainnya

Muannas: Biar Jadi Pelajaran, Maaher Lebih...

JAKARTA- Soni Eranata alias Ustad Maaher At-Thuawailibi ditangkap oleh Bareskrim Polri di kediamannya di Bogor Jawa Barat pada Kamis (3/12), pagi sekitar pukul 04.00...

Nasib Manchester United Bergantung pada Leipzig

MANCHESTER - Manchester United kehilangan posisi puncak klasemen Grup H Liga Champions, setelah dikalahkan Paris Saint Germain (PSG) 1-3 di kandangnya. Setan Merah kini pantas...

Ancam Penggal Kepala Habib Rizieq, Anggota...

JAKARTA- Jajaran kepolisan Pekalongan telah menangkap seorang pria yang mengancam memenggal kepala petinggi Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab melalui sebuah video yang...

Komentar Lucu Stefano Pioli Tentang Anak...

MILAN — AC Milan bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk menggasak Celtic dengan skor 4-2 di matchday kelima Liga Europa, hari ini. Pelatih Rossoneri, Stefano Pioli bercanda bahwa...

Jadwal Bola Akhir Pekan Ini

MANCHESTER — Setelah kompetisi Eropa berlangsung tengah pekan ini, liga domestik akan kembali bergulir. Dari Inggris, akan ada derbi London antara Tottenham Hotspur dan...

Harga Beras Potensi Naik di Akhir...

JAKARTA - Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) meminta pemerintah melakukan antisipasi kenaikan harga beras potensi terjadi pada akhir 2020. Peneliti CIPS Galuh Octania mengatakan,...

Kemensos Pastikan Penyaluran Bansos 2021 Bakal...

JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) 2021 bakal dilakukan sesuai jadwal dan sesegera mungkin. "Sesuai arahan Presiden, Menteri Sosial telah menginstruksikan...

PBB Kecam Negara yang Masih Anggap...

JAKARTA - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengecam negara-negara yang menolak fakta seputar pandemi virus corona dan mengabaikan pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). "Sejak awal,...

Baca Juga

KPK Ungkap Harta Cakada Petahana Rerata Meningkat Rp2-4 Miliar Selama Menjabat

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan rata-rata calon kepala daerah (cakada) petahana pada Pilkada 2020 mencatatkan kenaikan harta senilai Rp2 miliar hingga Rp4...

Bawaslu Ingatkan KPU Soal Distribusi APD KPPS Belum Merata

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait distribusi alat pelindung diri (APD) kepada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)...

KPK Rilis 10 Cakada ‘Terkaya’ dan ‘Termiskin’, Ada yang Hartanya Minus Rp3,5 Miliar

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap 10 calon kepala daerah (cakada) "terkaya" dan "termiskin" berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Berdasarkan data tersebut,...

Ratusan Tindak Pidana di Pilkada 2020

JAKARTA – Bawaslu menemukan 3.814 dugaan pelanggaran yang berasal dari temuan maupun laporan masyarakat. Dari jumlah tersebut, ada 112 kasus dugaan tindak pidana pemilihan...

Masa Tenang Rawan Pelanggaran

JAKARTA – Jelang masa tenang, Badan Pengawas Pemilihan Umum meminta Sentra Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu) daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota mengoptimalkan peran. Hal ini...

Berita Terbaru

KPK Ungkap Harta Cakada Petahana Rerata Meningkat Rp2-4 Miliar Selama Menjabat

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan rata-rata calon kepala daerah (cakada) petahana pada Pilkada 2020 mencatatkan kenaikan harta senilai Rp2 miliar hingga Rp4...

Bawaslu Ingatkan KPU Soal Distribusi APD KPPS Belum Merata

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait distribusi alat pelindung diri (APD) kepada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)...

KPK Rilis 10 Cakada ‘Terkaya’ dan ‘Termiskin’, Ada yang Hartanya Minus Rp3,5 Miliar

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap 10 calon kepala daerah (cakada) "terkaya" dan "termiskin" berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Berdasarkan data tersebut,...

Fasilitas Disabilitas Tidak Berfungsi

CIHIDEUNG - Di momen Hari Disabilitas Internasional Tahun 2020, warga Kota Tasikmalaya berharap adanya perbaikan sarana yang lebih layak, terutama bagi penyandang disabilitas. Gegap...

Pemerintah Izinkan Lapindo Bayar Utang Pakai Aset Perusahaan

JAKARTA - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (DJKN Kemenkeu) mengizinkan Lapindo Brantas Inc dan PT Minarak Lapindo melunasi utang menggunakan aset yang dimiliki. “Mereka...

Foto-Foto

News

Keras! Ferdinand ke Veronica Koman: Lebih Baik Kamu Jadi Pelacur

JAKARTA- Eks politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean nampak geram dengan aktivis HAM Papua, Veronica Koman. Pasalnya, sebuah video beredar, Veronica dan beberapa warga negara...

Gus Nadir ‘Semprot’ Denny Siregar: Terlalu Berlebihan, Jangan Masuk Wilayah Gusti Allah

JAKARTA- Cendekiawan Nahdatul Ulama (NU), Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir memperingatkan pegiat media sosial, Denny Siregar agar tidak menulis cuitan yang berlebihan di media...

Data Ekonomi Global membaik, Kurs Rupiah Ditutup Menguat

JAKARTA - Nilai tukar (kurs) Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (2/12) sore ditutup menguat seiring membaiknya data ekonomi global di tengah...