Minat Guru Mengajar di Pulau Minim

Ilustrasi/ist

FIN.CO.ID, SELAYAR – Minat guru untuk mengajar di wilayah kepulauan sangat minim. Kebanyakan guru bertumpuk di sekolah daratan.

Kondisi diakui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Selayar, Mustakim. Dia mengaku kesulitan melakukan distribusi guru. Padahal pemkab siap mengangkat guru kontrak daerah untuk mengisi kekurangan tersebut.

Bahkan gaji kontrak daerah telah dinaikkan dari Rp400 ribu menjadi Rp600 ribu per bulan. “Tahun ini kami sudah angkat tenaga kontrak 1.073 orang. 835 orang di antaranya merupakan tenaga guru, tetapi kami masih kekurangan,” ujarnya, kemarin.

Kekurangan itu lanjut Mustakim, karena minimnya pengangkatan guru ASN. Tiap tahun sekitar 20 pegawai pensiun dan tidak dibarengi pengangkatan. Saat ini selayar kekurangan guru PNS sekitar 800 orang.

Tokoh pemuda Selayar, Ahmad menyarankan, beberapa hal mesti dilakukan untuk mengatur distribusi guru. Misalnya, pemkab harus memiliki data terkait calon guru yang ada di pulau.

Lalu, penempatannya harus sesuai dengan asal daerah supaya terdapat skala prioritas. “Pulau butuh perhatian khusus karena kondisi geografisnya,” katanya.

(sir/iad/fin)