Terlilit Utang, Palermo Terlempar ke Kasta Ketiga

FIN.CO.ID, ROMA – Problem finansial menjadi momok bagi klub yang bertengger di Serie A Italia. Seperti nasib AC Parma yang harus turun kasta terbawah di Liga Italia akibat masalah hutang dan finansial klub. Dalam waktu tiga tahun Parma Calcio berturut-turut berhasil promosi dan kembali ke Serie A pada tahun 2018.

Nasib yang sama juga dirasakan Palermo. Klub tersukses dalam sejarah Italia ini terancam turun sampai ke kasta ketiga (Serie C) mulai musim depan. Masalah penyimpangan keuangan membuat Palermo tidak bisa mengikuti playoff promosi ke Serie A.

Senin (13/5) Pengadilan Nasional Federal FIGC memutuskan Palermo mengakhiri Seri B di posisi terbawah. Diketahui, Palermo finis di peringkat tiga Seri B 2018/19. Sesuai regulasi, hanya dua tim teratas yang lolos langsung ke Seri A yaitu Brescia dan Lecce.

Di sisi lain, posisi 3-8 harus melakoni play-off demi memperebutkan satu tiket ke Seri A. Selain Palermo, ada Benevento, Pescara, Hellas Verona, Spezia, dan Cittadella. Posisi Palermo bakal digantikan Perugia yang berada di urutan sembilan. Play-off berlangsung pada 17 hingga 26 Mei mendatang.

Meski, ada kemungkinan Palermo bakal mengajukan banding. Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda pintu perundingan dimulai. Dalam laman resminya, Presiden Palermo Alessandro Albanese menegaskan bahwa Rosanero-julukan Palermo- tetap mengajukan banding. “Kami sudah menyiapkan banding,” kata Albanese kepada Gazzetta dello Sport, Rabu (15/5).

Diperlukan setidaknya satu hari untuk membaca seluruh kalimat dan kemudian mempersiapkan banding. Kami tidak mengharapkannya, tetapi saya tegaskan kembali kepercayaan diri dan ketenangan kami,” imbuhnya.

Sementara itu, skuad senior Palermo dipastikan akan melakukan konferensi pers di depan media hari ini untuk memberikan pendapat mereka tentang kontroversi yang membelit klubnya. Selain Parma dan Palermo, sejumlah klub besar di Eropa pernah merasakan getirnya turun ke kasta paling rendah di negaranya, semuanya akibat masalah finansial (selengkapnya lihat infografis-red).

(fin/tgr)