Breaking News

Manajemen City Siapkan Rp 3,7 Triliun untuk Belanja Tiga Pemain

FIN.CO.ID, MANCHESTER – Manajemen Manchester City bakal menggelontorkan dana melimpah pada bursa transfer musim depan. Dana ini sengaja disiapkan agar The Citizen mampu mempertahankan gelar Premier League musim depan serta mampu bersaing di Liga Champions.

Daily Mail melaporkan, direksi Manchester City telah menyiapkan dana sekitar 200 juta pounds atau sekitar Rp 3,7 triliun. Dana sebesar ini diberikan kepada Pep Guardiola untuk membeli tiga pemain baru incaran mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen itu.

Harapannya, dengan duit sebanyak itu, Pep dapat leluasa memboyong pemain yang dia incar. Dari tiga pemain, sejauh ini baru ada dua pemain yang menjadi bidikan utama Pep Guardiola.

Yang pertama adalah Rodri, yang bermain gemilang sebagai gelandang di Atletico Madrid. Rencananya, Pep akan memplot Rodri sebagai pengganti Fernandinho yang sudah mulai menua karena memasuki usia 34 tahun. Kabar terakhgr, Rodri bisa diboyong ke Etihad dengan harga 60 juta euro, sesuai dengan klausul pelepasan di kontraknya.

Kemudian pemain kedua adalah Luka Jovic. Pemain Eintrach Frankfurt itu bermain sangat gemilang selama musim 2018/19. Pemain berusia 21 tahun yang bisa diplot sebagai striker tersebut disiapkan untuk menjadi pengganti Sergio Aguero di masa depan.

Satu pemain lainnya masih menjadi misteri. Belum ada satupun nama pemain muncul. Namun, info dari orang terdekat Pep Guardiola, pelatih berkebangsaan Spanyol itu membutuhkan pemain yang bisa dipasang di posisi bek kiri.

Kebutuhan di posisi ini dirasakan cukup penting karena Benjamin Mendy selama ini kerap dibekak cedera. Opsi lainnya, Pep juga membutuhkan tambahan pemain di posisi gelandang menyusul rencana kepindahan David Silva dan Ilkay Gundogan.

Manchester City memang menjadi salah satu klub yang gemar menghamburkan banyak uang untuk membeli pemain bintang. Pada bursa transfer awal musim 2018/19 lalu, The Citizen mengeluarkan 67,8 juta euro untuk membeli Riyad Mahrez dari Leicester City.

Uang sebanyak itu memang tak sia-sia. Manchester City menjelma menjadi penguasa di Premier League dalam dua musim terakhir. Pasukan Pep Guardiola juga mampu memperagakan permainan sepak bola yang indah, bukan hanya sekadar menang.

Musim ini, Sergio Aguero dan kawan-kawan tampil perkasa di pentas domestik. Selain menjuarai Premier League dan Carabao Cup, kini The Citizens-julukan Manchester City sedang memburu gelar Piala FA melawan Watford akhir pekan ini.

Meski dominan di pesntas domestik, ternyata dilak lantas membuat direksi Manchester City berpuas hati. Mereka tetap menuntut Pep Guardiola menjuarai Liga Champions musim 2019/20 mendatang. Nah, salah satu dukungan direksi kepada Guardiola adalah menyiapkan dana dengan jumlah luar biasa besar untuk berburu pemain yang dibutuhkan.

Kabar baik lainnya, Josep Guardiola, resmi dinobatkan sebagai manajer terbaik di Premier League musim 2018/19. Bagi Pep, ini adalah gelar kedua yang dia peroleh sepanjang karirnya.

Perjalanan Pep bersama City pada musim ini memang gemilang. Dia mampu membawa The Citizen menjadi juara walau sempat tertinggal tujuh poin dari Liverpool pada Januari 2019 lalu.

Pada akhir musim, Guardiola membawa City meraih 98 poin. Hanya unggul satu poin dari Liverpool yang berada di posisi kedua. Jumlah poin yang diraih Manchester City pada musim ini terpaut dua poin dari jumlah poin yang didapatkan musim lalu.

Bagi Guardiola, ini bukan gelar manajer terbaik Premier League pertama yang dia raih. Pada musim 2017/18 lalu, dia juga sukses meraihnya. Sama dengan musim ini, dia juga membawa Manchester City jadi juara di Premier League.

Guardiola yang kini berusia 48 tahun itu sukses menyisihkan tiga kandidat. Mereka adalah Nuno Espirito Santo (Wolves), Jurgen Klopp (Liverpool) dan Mauricio Pochettino (Tottenham). Seperti halnya Guardiola, ketiga manajer tersebut juga menunjukkan performa yang luar biasa pada musim 2018/19.

“Merupakan sebuah kehormatan bagi saya untuk menerima penghargaan ini,” ucap Guardiola dikutip dari situs resmi Premier League.

Guardiola menilai apa yang dia raih bukan hanya kerja kerasnya seorang diri. Namun, juga karena kerja kolektif dari seluruh pasukan Manchester City. Guardiola memberikan apresiai yang tinggi para pemain yang sudah tampil bagus. “Juga kepada staf saya karena kami banyak bersaing dengan manajer di Premier League. Klopp adalah rival yang luar biasa yang harus dihadapi hingga akhir,” katanya.

(wsa/fin)

About Redaksi FIN

Check Also

Inter Vs Empoli: Waspada Gebrakan Calon Juru Kunci

FIN.CO.ID, MILAN – Posisi empat besar atau zona Liga Champions menjadi trending topic di Serie ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!