Breaking News

Setelah 35 Tahun, Zandvoort Masuk Kalender F1

FIN.CO.ID, ZANDVOORT – Setelah tertidur selama 35 tahun, sirkuit Zandvoort, Belanda, akhirnya kembali akan menggelar balap Formula 1 selama tiga musim mulai 2020 mendatang. Kepastian kembalinya Zandvoort ini ditegaskan bos Formula 1 Chase Carey dalam pernyataan resmi, Selasa (14/5).

“Dari awal kami menjabat di Formula 1, kami ingin balapan di arena-arena yang lalu, sekaligus menghormati akar sejarah olahraga ini di Eropa,” terang Chase Carey seperti dilansir Reuters.

Bagusnya, di GP Belanda nanti juga akan dikuti Max Verstappen, pembalap lokal yang saat ini berusia 21 tahun. Verstappen adalah pembalap tim Red Bull Racing, dia adalah pembalap Belanda tersukses dan menjadi pembalap termuda yang menjuarai Formula 1.

“Musim depan, kami akan memiliki balapan jalanan baru yang akan digelar di Ibukota Vietnam, Hanoi. Dan juga kembalinya Zandvoort, setelah absen selama 35 tahun,” tambah Chase Carey.

Carey mengatakan, tingginya antusiasme publik Belanda, khususnya dukungan mereka terhadap Max Verstappen akan menjadi hal yang sangat menarik di Zandvoort. “Ini adalah trek yang ikonik dan bersejarah,” kata Verstappen.

Verstappen mengaku membalap di Zandvoort ketika masih di Formula 3. Baginya, pengalaman itu sangat menyenangkan. Dia membandingkan trek itu dengan Suzuka, dimana kedua sirkuit sama-sama berkarakter cepat.

“Keren banget, dan dengan absennya area run-off, cukup sulit menemukan batasan. Di trek lain bisa lebih mudah, tapi itu lah yang membuatnya lebih menarik,” kata Verstappen yang saat ini berada di peringkat tiga klasemen itu.

Balapan tahun depan akan menjadi GP Belanda ke-31 yang menjadi kalender resmi Formula 1. Zandvoort sendiri pertama kali menggelar balapan F1 pada 1952, saat itu pembalap Ferrari Alberto Ascari yang tampil sebagai juara. Almarhum juara dunia asal Inggris Jim Clark menang di sana empat kali. Sedangkan 1985 merupakan tahun terakhir GP Belanda digelar.

Sementara itu Red Bull Racing Christian Horner menyambut positif bergabungnya Zandvort dalam kalender F1 musim depan. Menurutnya, popularitas Zandvoort dan Max Verstappen akan bisa saling mendukung.

“Aku rasa GP Belanda, dengan popularitas Verstappen, akan sangat besar. Aku kira itu positif untuk Formula 1,” kata Christian Horner.

Balapan di Zandvoort merupakan kontrak kedua setelah Vietnam yang diraih Liberty Media sejak mengambil alih kepemilikan F1 pada 2017 dari Bernie Ecclestone.

(wsa/fin)

About Redaksi FIN

Check Also

Sampdoria Vs Juventus: Sayonara Manis Untuk Allegri

FIN.CO.ID, ROMA – Sampdoria menjadi seteru terakhir Juventus bersama sang pelatih, Massimiliano Allegri, Minggu (26/5). ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!