Target KPU Sehari Selesaikan Rekapitulasi 20 Wilayah Luar Negeri

    Caption foto : Komisioner KPU Ilham Saputra (kedua kanan) bersama Kepala biro penerangan masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjend Dedi prasetyo (tengah) memberikan keterangan terkait Kasus Hoax KPU di Mabes Polri Jakarta, Senin (8/4/2019). Video viral di media sosial yang menyatakan keberadaan server KPU di luar negeri yang telah di setting untuk kemenangan salah satu calon presiden adalah merupakan berita palsu atau lebih dikenal dengan istilah “hoax”. Jika tidak hati-hati, masyarakat dengan mudah terkena tipuan hoax, bahkan ikut menyebarkan informasi palsu tersebut oleh sejumlah oknum yang tidak bertanggungjawab. Foto : Iwan Tri wahyudi/ FAJAR INDONESIA NETWORK

    FIN.CO.ID – Sehari KPU menargetkan mampu menyelesaikan 20 wilayah pemilihan di luar negeri pada rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara pemilu luar negeri.

    “Kita bisa dapat 20 wilayah saja sudah lumayan ya. Semoga saja bisa tercapai,” kata anggota KPU, Ilham Saputra, di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (6/5).

    Saputra mengatakan, saat ini pihak KPU sedang berusaha untuk mempercepat proses rekapitulasi karena dalam dua hari sebelumnya hanya mampu menyelesaikan 14 wilayah luar negeri, sedangkan total keseluruhan yang harus di rekap sebanyak 130 PPLN.

    Menurut dia, rapat pleno yang digelar dalam dua panel pada Senin ini diharapkan dapat mempercepat proses rekapitulasi suara.

    Rapat pleno panel pertama diadakan di lantai 2 ruang sidang utama Kantor KPU, sedangkan panel kedua dilakukan di tenda yang terletak di halaman Kantor KPU.

    Rapat pleno penetapan di masing-masing panel dipimpin anggota KPU, panel satu dipimpin anggota KPU, Hasyim Asy’ari, Pramono Ubaid Tanthowi, dan Viryan Aziz. Sedangkan pada rapat planel dua dipimpin Ilham Saputra, Wahyu Setiawan, dan Evi Ginting.

    Selain itu, pada rapat pleno juga hadir Panitia Pemilihan Luar Negeri, Badan Pengawas Pemilu, saksi peserta pemilu, dan pemantau pemilu.

    Hasil penghitungan sementara itu bisa diakses melalui situs pemilu2019.kpu.go.id yang datanya terus diperbarui secara berkala.

    Data yang dimasukkan ke Situng adalah data formulir C1 atau hasil penghitungan tiap TPS yang dipindai dan diunggah ke sistem.

    Penghitungan suara pada Situng seringkali disebut dengan real count KPU dan merupakan bentuk transparansi bagi masyarakat untuk turut memantau hasil Pemilu 2019.(ant/fin)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here