Breaking News

Sisi Kemanusiaan, Barat Siap Membantu

FIN.CO.ID, SYRIA – Angin segar tetap berembus. Beberapa negara kini mau menerima kembali anak-anak dan perempuan ISIS. Prancis, misalnya. Baru-baru ini mereka mengirimkan petugas untuk mengambil lima anak berdarah Prancis.

Orang tua mereka ada yang terbunuh, ada pula yang dipenjara. Tapi, jumlah itu jauh lebih sedikit daripada anak-anak yang belum dipulangkan. Hal sama dilakukan Rusia. International Center for the Study of Radicalization (ICSR) menyatakan, ada seribu perempuan dan seribu anak-anak Rusia yang bergabung dengan ISIS.

Saat ini baru 73 anak dan 24 perempuan yang dipulangkan ke Negeri Beruang Merah. Banyak di antara mereka yang tewas dalam pertempuran terakhir. Swedia bakal mengambil langkah serupa. Menteri Luar Negeri Swedia Margot Wallstrom mengungkapkan bahwa pemerintah akan membawa anak-anak ISIS asal Swedia untuk kembali pulang jika memungkinkan.

Sekitar 80 anak-anak ISIS berdarah Swedia kini berada di kamp pengungsian yang dikuasai pasukan Kurdi di Syria.

Pemerintah bekerja sama dengan Palang Merah Internasional dan pemerintah lokal setempat untuk proses pemulangan. Sebagian bakal pulang tanpa orang tuanya. “Tidak perlu diragukan bahwa pemerintah akan berusaha semaksimal-maksimalnya untuk anak-anak tersebut,” tegasnya.

(reu/ful/fin)

About Redaksi FIN

Check Also

Tak Mau Ditangkap Karena Kasus Suap, Mantan Presiden Peru Bunuh Diri

FIN.CO.ID, Jakarta- Mantan presiden Peru Alan Garcia menembak dirinya di kepala Rabu (17/4) guna menghindari penangkapan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
error: ga boleh copy paste boss