Breaking News

Lebih Curang 01 atau 02? Simak Jawaban Pengamat Ini

FIN.CO.ID– Pilpres dan pileg yang akan dilaksanakan serentak pada 17 April 2019 tinggal menghitung hari. Masing-masing kubu pendukung capres dan cawapres saling berteriak soal kecurangan. Kubu 01 menuduh 02 lebih curang. Begitu juga sebaliknya. Tapi, sebenarnya siapa lebih curang?

Pengamat Politik Universitas Indonesia, Ari Junaedi, mengatakan, kecurangan itu bersifat subyektif tergantung dari kubu mana yang melihatnya.  ”Dari kacamata 02 pasti melihat pihak 01 selalu curang. Demikian juga dengan kubu 01 bisa beranggapan kubu 02 juga curang,” tegas Ari di Jakarta, Selasa (26/3).

Namun, Ari tidak melihat adanya kecurangan sampai sejauh ini. Ia menyebutkan, isu tujuh kontainer yang berisi kertas suara yang tercoblos dan pengerahan WNA hanya hoaks.

”Serahkan kepada Bawaslu yang selama ini sudah bekerja profesional. Kalaupun ada riak-riak kecil ketidaksempurnaan di lapangan masih bisa ditoleransi. Kita sudah punya pengalaman panjang menyelenggarakan pemilu. Mulai dari pemilu 1955 yang demokratis hingga sandiwara pemilu selama Soeharto berkuasa serta pemilu yang berkualitas sejak era reformasi,” lanjut Ari.

Mengamini pernyataan Ari, Pengamat Politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio menyatakan, meski masih ada kecurangan-kecurangan dalam penyelenggaraan pemilu, masyarakat harus tetap percaya dengan KPU dan Bawaslu sebagai lembaga penyelenggara dan pengawas pemilu.

”Jangan sampai kepercayaan kita terhadap pemilu ini tidak ada, itu sebaiknya jangan. Kita harus tetap percaya pada wasit, pada KPU, pada Bawaslu,” kata Hendri.

Menyikapi seruan warganet yang menginginkan adanya pemantau asing melalui tagar #INAelectionobserverSOS demi menghindari kecurangan-kecurangan, Ari mengatakan, Indonesia saat ini tidak memerlukannya.

Kehadiran pemantau asing, kata Ari, hanya dibutuhkan di suatu negara yang memang belum stabil seperti baru saja konflik atau perang atau baru merdeka seperti di Afganistan, Haiti, Somalia, Yaman, Suriah, Rwanda, atau Venezuela. (wsa/fin)

About Wahyu Sakti

Check Also

Nah Loh! BPN Akui Sulit Buktikan Kecurangan Kubu 01

FIN.CO.ID, Jakarta- Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso mengakui, sulit membuktikan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com