Breaking News

Dilarang! Iklan Kampanye di Medsos

FIN.CO.ID – Iklan kampanye dilarang di media sosial (medsos) selama masa tenang sebelum Pemilu 2019 yang digelar 17 April.

Hal itu dikatakan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan, saat jumpa pers bersama Badan Pengawas Pemilu dan penyelenggara platform berbasis internet di Indonesia untuk membahas mengenai aturan kampanye selama masa tenang tersebut.

“Iklan kampanye tidak boleh selama masa tenang,” kata Semuel Abrijani Pangerapan, Senin (25/3).

Pertemuan yang diikuti perwakilan dari Bawaslu, Google, Facebook, Twitter, Line, Bigo Live, Live Me dan Kwai Go, sepakat untuk melarang iklan kampanye berbayar yang berasal dari pemasang iklan mana pun, berlaku untuk segala jenis iklan politik yang terpasang di platform jejaring sosial.

“Semua bentuk iklan kampanye,” kata dia.

Jika penyedia platform menemukan iklan kampanye berbayar beredar saat masa tenang, Kominfo meminta mereka untuk segera menurunkan konten tersebut sesegera mungkin. Jika tidak diturunkan, Kominfo akan memberikan sanksi administratif bagi platform yang melanggar aturan tersebut.

Semuel menyatakan pembahasan kali ini masih sebatas iklan kampanye berbayar di jejaring sosial, sementara bagi buzzer yang kampanye, Kominfo harus membahas aturannya dengan KPU dan Bawaslu.(ant/fin)

About Gatot

Check Also

Kubu Prabowo Tuding Polri tak Netral, Tim Jokowi Bantah

FIN.CO.ID, Jakarta- Tim hukum Tim Kampanye Nasional (TKN), Wayan Sudirta membantah tuduhan kubu Prabowo yang ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com