Anggota Brimob yang Tertembak di Nduga Dirawat di RSUD Mimika

Beranda Nusantara Anggota Brimob yang Tertembak di Nduga Dirawat di RSUD Mimika

FIN.CO.ID – Jajaran RSUD Mimika, Papua, merawat secara intensif dua anggota Brimob yang terluka dalam kontak senjata dengan kelompok sipil bersenjata, di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Rabu (20/03).

Mereka adalah Bhayangkara Dua Polisi Ravi Fitrah Kurniawan Ipda Arif Rahman. Kontak senjata antara personel TNI dan Polri dengan KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) sudah berulang kali terjadi. Korban jiwa sudah cukup banyak jatuh di sisi alat negara.

Direktur RSUD Mimika, Evelyn Pasaribu, mengatakan, satu dari kedua personel Brimob yang terluka itu langsung dioperasi. “Memang betul tadi pagi kami menerima dua anggota Brimob yang terluka akibat kontak tembak di Nduga. Satu orang langsung dioperasi. Sementara satu orang lagi dalam kondisi meninggal dunia,” jelas Pasaribu.

Humas RSUD Mimika, Lucky Mahakena, mengatakan, anggota yang gugur dalam kontak tembak dengan kelompok sipil bersenjata di Distrik Mugi Nduga itu adalah Bhayangkara Dua Polisi Aldy. “Untuk korban meninggal dunia, sempat dibawa ke UGD RSUD Mimika. Namun setelah dinyatakan sudah meninggal lalu dibawa ke kamar jenazah untuk divisum. Jenazah korban saat ini sudah dibawa ke Markas Batalion B Brimob Polda Papua di Mil 32 Timika. Rencananya jenazah korban akan diterbangkan besok pagi ke Kalimantan Timur,” jelas Mahakena.

Kurniawan luka tembak pada bagian dada kanan bawah ketiak dan Rahman luka tembak pada bahu kiri tembus hingga punggung. “Dari dua korban yang terluka, satu kondisinya kritis sehingga langsung kami lakukan tindakan operasi besar. Sekarang ini masih ditangani di ruang ICU pascaoperasi. Sementara satu korban lagi kondisinya sedikit stabil namun perlu penanganan intensif,” terang Mahakena.

Kontak tembak antara personel Satuan Tugas Belukar Brimob dengan orang-orang sipil bersenjata di Distrik Mugi, Nduga, terjadi sekitar pukul 07.20 WIT Rabu (20/03). Itu terjadi, saat mereka sedang melaksanakan pengamanan bandara setempat. Pemindahan korban meninggal menggunakan helikopter Pusat Penerbangan TNI AD dari Mugi dan mendarat di Bandara Mozes Kilangin, Timika, sekitar pukul 09.00 WIT. Sementara pemindahan dua korban luka menggunakan helikopter Bell 412/P-3003 Kepolisian Indonesia bernomor registrasi P-3003. (rh/fin)

Baca Juga

Berita Terbaru