1,5 Juta Video Penembakan di Masjid Selandia Baru Dihapus Facebook

FIN.CO.ID – Sedikitnya 1,5 juta video penembakan di masjid Selandia Baru dihapus media sosial Facebook, 24 jam usai peristiwa tersebut Jumat (15/3).

“Pada 24 jam pertama, kami menghapus 1,5 juta video secara global terkait serangan itu. Sebanyak 1,2 juta video di antaranya telah diblokir ketika mengunggah,” demikian pernyataan Facebook dalam akun Twitter resmi mereka pada Sabtu (16/3) malam waktu setempat.

Sebelumnya, perusahaan yang bermarkas di Menlo Park, California, AS itu menyampaikan simpati mereka dalam Twitter pada Jumat (15/3). “Hati kami bersama para korban, keluarga mereka dan komunitas yang terdampak oleh penembakan yang menghebohkan di Selandia Baru,” demikian pernyataan Facebook.

Facebook mengaku telah mendapatkan peringatan siaga dari Kepolisian AS terkait video pada media jejaring sosial mereka setelah siaran langsung terkait serangan yang menewaskan 50 orang itu.

“Kami segera menghapus Facebook si penembak dan akun Instagramnya serta video di dalamnya. Kami juga telah menghapus segala pujian dan dukungan terkait tindak kriminal itu segera setelah kami menyadarinya,” lanjut Facebook.

Kepala Facebook Selandia Baru Mia Garlick, dalam akun Twitter itu, menyatakan perusahaan yang dipimpin Mark Zuckerberg itu juga menghapus berbagi video editan terkait serangan teror di dua masjid di Selandia Baru itu.

“Sebagai bentuk penghormatan kepada orang-orang yang terdampak tragedi itu dan perhatian dari otoritas setempat, kami juga menghapus semua versi editan video yang tidak menampilkan konten grafis,” ujar Garlick.

Sebelumnya, YouTube dalam akun Twitternya juga akan menghapus konten-konten video terkait penyerangan dua masjid di Selandia Baru itu.

“Hati kami telah patah karena tragedi mengerikan di Selandia Baru. Mohon diketahui, kami sedang bekerja secara waspada demi menghapus segala rekaman yang berisi kekerasan,” demikian pernyataan YouTube pada Jumat (15/3).(ant/fin)

About Gatot

Check Also

WhatsApp Siapkan Fitur Kenali Spam

FIN.CO.ID – WhatsApp dikabarkan sedang menyiapkan fitur yang jika diaktifkan akan dapat mendeteksi informasi tentang ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
error: ga boleh copy paste boss