Breaking News

SILOAM MENUTUP TAHUN FISKAL 2018 DENGAN HASIL MANIS

 

Hadirkan Sejumlah Sosok Baru, Direksi Ucapkan Terima Kasih

 

FIN.CO.ID – PT Siloam International Hospitals TBK mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018. Yang menarik, ada ”orang baru” di jajaran direksi.

Ya, Siloam mengumumkan penambahan anggota Direksi, Phua Meng Kuan (Daniel Phua). Tidak itu saja, ada Monica Surjapranata yang ditetapkan sebagai direktur. Dipilihnya Daniel Phua tentu bukan kebetulan. Sebelum mendapatkan amanat ini, ia sempat menjabat sebagai Chief Financial Officer (CFO) dari Siloam Hospitals.

Daniel Phua memiliki pengalaman luas sebagai CFO dan pimpinan bagian keuangan dalam perusahaan publik di Indonesia maupun di luar negeri. Ia pun dinilai cakap dan dipandang mampu menempati posisi saat ini karena pengalaman lebih dari 23 tahun di bidang keuangan, terutama strategi bisnis, dan pengembangan teknologi bisnis.

Komisaris Utama Siloam John Riady menuturkan pengalamannya Daniel Phua tak diragukan lagi. Kemampuannya saat menjadi CFO PT Blue Bird Tbk dan Singapore Post menjadi refrensi. ”Sangat relevan, beliau menempati posisi strategis saat ini,” terang John Riady, dalam rilis yang diterima Fajar Indonesia Network (FIN), kemarin (15/3).

Tidak kalah hebat dengan Monica Surjapranata. Sosok ini memang berkarir di Siloam sejak 2016 dengan jabatan eksekutif. Ia diangkat sebagai direktur eksekutif daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah di Siloam Hospitals Group.

”Pengalaman manajemen bisnis bagus. Ia adalah CEO Times Bookstore dan Books & Beyond. Direksi menyambut hangat kehadiran Daniel dan Monica. Tentu saja, perseroan menantikan kebijakan dan bimbingan mereka sebagai anggota Direksi,” tuturnya.

Pada bagian lain, Direksi juga menerima pengunduran diri dari direktur Budi Raharjo Legowo dan Dr. dr. Andry, M.H.Kes. ”Perseroan berterima kasih atas kepemimpinan dan kontribusi positif mereka kepada Siloam selama setahun terakhir,” ucapnya.

Untuk diketahui Siloam mengumumkan penambahan anggota Dewan Komisaris dengan menyambut kehadiran Kartini Sjahrir sebagai komisaris independen. Kartini Sjahrir dikenal seorang dokter antropologi dari Universitas Boston dan ketua dari Asosiasi Antropologi Indonesia.

”Pengalamannya menjadi kunci.Terlebih ia pernah menjadi duta besar Indonesia untuk Argentina, Paraguay dan Uruguay,” ujar John Riady.

Dan yang lebih menarik, Ia pernah menjadi pemimpin redaksi di Yayasan Obor Indonesia. ”Perseroan dengan hangat dan merasa terhormat untuk menyambut Sjahrir untuk menjadi anggota Dewan Komisaris dan berharap dapat menerima bimbingannya pada tahun 2019,” tuturnya.

Pada bagian lain, Dewan Komisaris juga telah menerima pengunduran diri Tjokro Libianto, Romeo Fernandez Lledo, dan Farid Harianto. ”Kami pun mengucapakan banyak terima kasih terhadap dedikasi dan kerja keras beliau atas kepemimpinan dan nasihat yang telah mereka berikan selama masa jabatan mereka sebagai anggota Dewan Komisaris,” urainya.

Pada tahun 2018, Perseroan melaporkan kenaikan +12% pada Pendapatan Operasional Bruto (“GOR”) menjadi Rp5.965 miliar dan +13% peningkatan pada Pendapatan Operasional Bersih (NOR) menjadi Rp4.490 miliar.
Siloam melayani lebih dari 2,3 juta pasien rawat jalan dan menerima 206 ribu pasien rawat inap pada tahun 2018, meningkat masing-masing 8% dan 11% dibandingkan tahun 2017.

Perseroan juga menambahkan empat rumah sakit baru ke dalam jaringan, yaitu Siloam Jember, Siloam Lubuk Linggau, Siloam Semarang, dan Siloam Palangkaraya. Sampai tahun 2018, Siloam terus menunjukkan komitmen terhadap pertumbuhan dan dengan mengoperasikan 34 rumah sakit yang tersebar di 22 propinsi di seluruh Indonesia.

Kinerja operasional dan keuangan yang kuat dari Siloam pada tahun 2018 adalah hasil kerja keras yang konsisten dari tim manajemen kami dan dari pihak pendukung lainnya.

”Saya ingin berterima kasih kepada para regulator dan pemerintah atas tindakan terstruktur dan usah bersama mereka untuk memperluas harapan dalam perawatan kesehatan yang lebih baik di negara yang besar dan beragam ini,” ucap John Riady,

Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada pemegang saham atas dukungan yang berkelanjutan terhadap Siloam. Ia berharap untuk pertumbuhan finansial dan operasional lebih lanjut di tahun 2019.

Sementara itu Ketut Budi Wijaya, selaku Presiden Direktur Siloam menyatakan, terima kasih kepada semua pasien yang memilih untuk meletakkan kepercayaan akan kesehatan mereka di Rumah Sakit Siloam pada tahun 2018.
”Kami menghormati dan menghargai kepercayaan itu dan kami akan terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik di seluruh Indonesia,” pungkasnya. (rls/syaifulamri/fin)

 

About Syaiful Amri

Check Also

Antisipasi Atasi Kekeringan Lahan Sawah di Kabupaten Bekasi

JAKARTA – Di beberapa Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, telah tampak kekeringan lahan akibat ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com