Tak Kunjung Bergabung, Ezra Walian Terancam Dicoret

Ezra Walian

FIN.CO.ID, JAKARTA-Sebanyak 27 pemain saat ini mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas) Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23 yang dipersiapkan untuk kualifkasi Piala AFC U-23 2020 di Jakarta, Jumat (8/3) kemarin. Skuad Garuda Muda mendapat sejumlah arahan dari head coach Indra Sjafri dalam latihan di Stadion Madya, komplek Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGKB), Senayan, Jakarta.

Indra Sjafri mengaku, memberikan menu latihan teknik dan taktik kepada Witan Sulaeman dan kawan-kawan. Materi latihan teknik dan taktik itu diberikan Indra satu hari sebelum internal game digelar pada Sabtu (9/3) hari ini.

Sejak pelatnas ini dimulai pada Senin (4/3) lalu, Indra hanya memberikan latihan fisik kepada para pemain. Baru Jumat (8/3) kemarin Indra memberikan materi teknik dan taktik, sebelum menjalani internal game pada Sabtu (9/3) hari ini.

Internal game sendiri berpotensi untuk merampingkan skuad Timnas Indonesia U-23. Kemungkinan besar, usai sesi internal game itu akan ada beberapa nama-nama pemain yang akan dicoret. Agenda itu memang digunakan untuk menilai penampilan seluruh pemain usai menjalani sesi latihan selama satu pekan.

“Kebugaran para pemain sudah kembali 100 persen. Oleh sebab itu hari ini kita sudah berlanjut memberikan menu latihan teknik dan taktik,” ungkap Indra usai memimpin latihan Timnas Indonesia U-23, Jumat (8/3) kemarin.

“Besok (Sabtu, hari ini), kita sudah menggelar internal game. Dengan harapan, kita sudah memasuki semua sesi latihan taktik pada pekan depan,” sambung pelatih kelahiran Lubuk Nyiur, Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatera Barat itu.

Salah satu nama pemain yang kemungkinan besar akan dicoret adalah Ezra Walian. Pemain yang kini merumput di salah satu klub Belanda, RKC Waalwijk itu hingga saat ini belum mengkonfirmasi kehadirannya untuk bergabung ke pelatnas.

Berbeda dengan dua pemain yang juga bermain di klub luar negeri seperti Egy Maulana Vikri (klub Lechia Gdansk, Polandia) dan Saddil Ramdani (Pahang FA Malaysia). Meski keduanya hingga kini belum bergabung ke pelatnas, namun mereka sudah mengkonfirmasi kehadirannya untuk bergabung dalam waktu dekat ini.

Kabarnya, Saddil diperkiraan tiba ke Indonesia pada Jumat (8/3). Sedangkan, Egy telah mengkonfirmasi baru berangkat dari Polandia menuju Tanah Air, 12 Maret 2019, mendatang.

Bahkan, sebelumnya Indra telah memberikan kesempatan terakhir pada Ezra. Menurut Indra, jika Ezra tak juga memberikan kabar atau tidak bergabung ke pelatnas pada pekan ini, dirinya tak segan-segan mencoret namanya.

Namun, hal itu nampaknya urung untuk dilaksanakan oleh Indra mengingat masih ada waktu kurang dari dua pekan menjalani pelatnas ini. Akan tetapi Indra memiliki tantangan untuk Ezra yang jika tiba-tiba memberikan kepastian untuk bergabung ke pelatnas.

Pelatih berkumis tebal itu menegaskan, jika Ezra ikut bergabung ke dalam pelatanas Timnas Indonesia U-23, maka pemain berdarah Belanda itu harus mampu membuktikan kualitasnya lebih baik dari dua striker yang sudah lebih dulu bergabung yakni, Marinus Wanewar dan Dimas Drajad.

“Jadi, untuk Ezra hingga kini memang belum ada surat balasan (atau konfirmasi bergbaung, red). Namun, yang jelas, Ezra harus mampu bersaing dengan striker yang sudah ada di sini karena saya sendiri memang sama sekali belum mengenal sosok Ezra. Dia juga belum pernah masuk rencanan permainan saya,” tegas Indra.

“Jadi, ketika ia bergabung-pun, saya akan lihat statusnya terlebih dahulu. Kalau memang dia (Ezra, red) bisa lebih bagus dari dua penyerang di sini, tentunya saya akan pilih dia, namun sebaliknya, jika tidak (bagus) ya saya tak pilih,” sambungnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here