Figur Calon Ketum PSSI Harus Bersih

Beranda Nasional Figur Calon Ketum PSSI Harus Bersih

FIN.CO.ID, JAKARTA – Mantan Anggota Komite Eksekutif (Exco) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSS), Bob Hippy angkat bicara mengenai rencana bakal digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI.

Pria yang akrab disapa Om Bob itu mengaku dirinya menginginkan orang yang tepat untuk memimpin induk sepak bola di Tanah Air. Oleh sebab itu, ia menginginkan pemimpin Federasi Sepak Bola Indonesia itu harus mengerti sepak bola.

“Ya tentunya (Ketum PSSI) itu harus memiliki wawasan yang luas di dunia sepak bola Indonesia, Asia (AFC) dan juga dunia (FIFA),” ungkap Om Bob kepada Fajar Indonesia Network (FIN) di Jakarta, Kamis (28/2) kemarin.

Om Bob juga berharap Ketua Umum PSSI kedepannya tidak merangkap dua jabatan dan memiliki waktu penuh. Ungkapan ini secara tidak langsung menyindir Edy Rahmayadi yang sebelumnya merangkap jabatan sebagai Gubernur Sumatera Utara (Sumut) dan juga Ketum PSSI, sebelum ia mengundurkan diri pada Kongres Tahunan PSSI di Bali, Januari lalu.

“(Ketua Umum PSSI) juga harus memiliki waktu penuh dan tidak memegang jabatan lain,” tegas Om Bob.

Selain itu, Om Bob juga berharap Ketua Umum PSSI berikutnya memiliki catatan baik di seluruh pengurus PSSI yang ada di Indonesia serta memiliki komitmen yang tinggi membangun sepak bola Tanah Air yang lebih baik. Menurutnya, hal tersebut demi membangun kepercayaan terhadap seluruh pengurus PSSI di Indonesia.

“Saya pikir, (Ketum PSSI) harus (memiliki catatan) bersih di federasi, bersih di asprov (asosiasi Provinsi) serta bersih di klub-klub dan pemilik suara atau voters,” tegas Om Bob.

“Jadi, saya pikir PSSI itu saat ini membutuhkan sosok (pemimpin) yang komit membangun sepak bola Indonesia yang bersih dan bertanggung jawab,” sambung Om Bob.

Lebih lanjut, Om Bob mengaku catatan bersih yang harus dimiliki oleh Ketua Umum PSSI nantinya itu harus juga didapat terhadap anggota Exco PSSI. “(Catatan bersih) Ini bukan hanya untuk ketua dan wakilnya saja tapi juga untuk anggota Exco-nya. Jangan hanya Ketum saja. Bisa jadi Ketumnya bagus, tapi Exco-nya brengsek,” tegas Om Bob.

Om Bob juga memnyebutkan salah satu sosok yang tepat untuk mengisi Kursi Ketum PSSI yang kini kosong setelah ditinggalkan Edy Rahmayadi. Menurutnya, sosok itu adalah Letnan Jenderal TNI (Purn) E.E. Mangindaan.

Jika melihat biodata Mangindaan dari berbagai sumber, Mangindaan adalah Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) periode 2014-2019. Sebelumnya ia pernah menjadi Menteri Perhubungan Indonesia pada Kabinet Indonesia Bersatu II menggantikan Freddy Numberi.

Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia pada Kabinet Indonesia Bersatu II dan Gubernur Sulawesi Utara periode 1995-2000. Ia diangkat menjadi Gubernur menggantikan Cornelis John Rantung.

Karir di sepak bola, Mangindaan pernah menjabat sebagai Ketua Badan Tim Nasional (Timnas) PSSI di tahun 1983 hingga 1985. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Pengda PSSI Provinsi Irian Jaya (19921993).

“Dia (Mangindaaan) pernah membangun speak bola di TNI-AD, dan ayahnya pernah menjadi pelatih Timnas Indonesia,” tukas Om Bob.

Jika melihat sejarah, memang ada nama Erents Albert (EA) Mangindaan yang menjadi pelatih Timnas Indonesia pada tahun 1970-1971. Namnya, mulai naik ketika menjadi asisten Antun “Tony” Pogacnik. Ia menjadikan pemain-pemain PSM, seperti Ramang, Suwardi Arland, dan Nursalam, sebagai trio penyerang paling fenomenal waktu itu. Di bawah arahannya Indonesia menempati peringkat ketiga di Saigon Cup 1970.

Sementara itu, Anggota Exco PSSI, Yoyok Sukawi mengaku pihaknya terbuka bagi siapa saja yang ingin dicalonkan menjadi Ketua Umum PSSI. Namun, ia mengatakan hal tersebut harus sesuai dengan mekanisme yang ada.

“Tugas kami (PSSI,red) mengantarkan KLB lancar dan tuntas. Kita siapkan KLB-nya, silahkan bagi yang berminat mencalonkan diri sesuai mekanisme,” ungkap Yoyok kepada FIN, Kamis (28/2) kemarin.

“Kalau saya pribadi terbuka kepada siapapun yang berminat dan punya kemampuan (untuk memimpin PSSI),” sambungnya menandaskan.

Seperti diketahui, PSSI memutuskan untuk menggelar KLB guna menyelamatkan kondisi persepakbolaan di Indonesia. Keputusan mengelar KLB muncul setelah Exco PSSI menggelar rapat yang dipimpin langsung oleh Plt Ketua Umum Joko Driyono, di kantor PSSI, Jakarta Pusat, Selasa (19/2) beberapa waktu lalu.

Munculnya keinginan mengadakan KLB tak lepas dari adanya aspirasi dan dinamika yang berkembang dari anggota agar visi dan program PSSI tetap berjalan.

Nantinya, KLB akan yang akan digelar memiliki dua agenda khusus, yakni membentuk perangkat Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP). Sedangkan, agenda kedua yaitu penetapan tanggal Kongres pemilihan kepengurusan baru.

(gie/fin/wsa)

Baca Juga

Ada Penghapusan Pasal di Cipta Kerja

JAKARTA – Pemerintah menjawab penghapusan Pasal 46 dalam Undang-Undang Cipta Kerja. Aturan terkait minyak dan gas bumi memang seharusnya dihapus dari UU sapu jagat...

BPJS Kesehatan Hapus Status Kelas

JAKARTA - Pemerintah berencana menghapus klasifikasi atau kelas dalam program Jaminan kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan. Iuran pun akan diatur ulang. Anggota Dewan Jaminan Sosial...

Vaksin Covid-19 Gratis

JAKARTA - Pemerintah tengah mematangkan program vaksinasi COVID-19 bagi seluruh warganya. Diharapkan program tersebut digratiskan agar tak membebankan rakyat. Anggota Komisi VI DPR Marwan Jafar...

Kabais, Kabasarnas hingga Pangdam Dimutasi

JAKARTA - Sebanyak 47 perwira tinggi (pati) di tubuh TNI dimutasi. Sejumlah posisi strategis berganti pimpinan, seperti Kepala Basarnas, Kepala Bais dan Pangdam. Panglima TNI...

Puncak Arus Mudik 28 Oktober, 160 Ribu Aparat Dikerahkan

JAKARTA - Puncak arus mudik pada long weekend akan terjadi pada 28 Oktober. Untuk pengamanan Polri mengerahkan sedikitnya 160 ribu personel gabungan. Menteri Perhubungan (Menhub)...

Berita Terbaru

Komentar Khabib Nurmagomedov, Denny Siregar: Jangan Mabuk Agama

JAKARTA- Nama petarung MMA Khabib Nurmagomedov ramai dibicarakan netizen dunia. Itu setelah Khabib berhasil mengalahkan lawannya Justin Gaethje pada ajang UFC 254 di Abu...

Kevin Aprilio Resmi Nkahi Vicy Melanie

JAKARTA - Setelah memadu kasih selama enam tahun, akhirnya Kevin Aprilio dan Vicy Melanie menikah pada Minggu, (25/10). Kisah cinta mereka bermula dari Instagram. Hingga...

Poligami Diem-diem dari Istri, Opie Kumis Disiram Kuah Sayur Asem Mendidih ke Wajah

JAKARTA- Komedian Muchtar Lutfi atau yang dikenal Opie Kumis mengaku pernah disiram dengan kuah sayur panas gara-gara menikah tanpa sepengetahuan istri pertama. Untuk diketahui,...

Saatnya Bersinar, Suarez!

MADRID - Luis Suarez menjadi pembeda di Atletico Madrid. Dengan jersey klub rival Real Madrid itu, ia melanjutkan tren kesuburannya di La Liga membungkam...

Gagah di Belakang, Tumpul di Depan

MANCHESTER - Kiper Manchester United David de Gea melontarkan pernyataan yang cukup menyindir barisan lini depan Setan Merah setelah bermain imbang 0-0 melawan Chelsea...

Nusantara

Gempa Pangandaran Terasa Sampai di Cianjur

CIANJUR - Melalui akun media sosial resminya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika merilis gempa yang terasa di Kabupaten Cianjur terdeteksi dari wilayah Kabupaten Pangandaran,...

Libur Panjang, Pemkab Cianjur Optimalkan Check Point

CIANJUR - Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 akan mengoptimalkan check point di setiap titik wilayah perbatasan pada saat libur panjang...

News

Bupati Hadiri di Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung PN Cikarang

BEKASI - Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menghadiri acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pengadilan Negeri Cikarang Kelas II pada Jumat (23/10). Acara ini...

DPPA APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2020 Resmi Disahkan

BEKASI - Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2020 ini, akhirnya disahkan. Dalam prosesi pengesahan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi,...

Sumbawa Butuh Pemimpin Cerdas Kurangi Pengangguran

SUMBAWA - Kabupaten Sumbawa membutuhkan pemimpin atau kepala daerah yang cerdas dan memiliki jaringan kuat guna membangun perekonomian masyarakat sehingga dapat menekan tingkat pengangguran....

Kabais, Kabasarnas hingga Pangdam Dimutasi

JAKARTA - Sebanyak 47 perwira tinggi (pati) di tubuh TNI dimutasi. Sejumlah posisi strategis berganti pimpinan, seperti Kepala Basarnas, Kepala Bais dan Pangdam. Panglima TNI...

Puncak Arus Mudik 28 Oktober, 160 Ribu Aparat Dikerahkan

JAKARTA - Puncak arus mudik pada long weekend akan terjadi pada 28 Oktober. Untuk pengamanan Polri mengerahkan sedikitnya 160 ribu personel gabungan. Menteri Perhubungan (Menhub)...

Vaksinasi, Jangan Tergesa-gesa

JAKARTA - Pemerintah diminta jangan tergesa-gesa menjalanan program vaksinasi. Pemerintah terlebih dahulu harus menjamin keamanan vaksin. Permintaan tersebut disampaikan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB...

Hindari Perjalanan di Libur Panjang

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang Antisipasi Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pada Libur dan Cuti...