Sedih! Mahasiswi UIN Ar-Raniry Meninggal Usai Skripsi, Sang Ayah Gantikan Anak Wisuda

FIN.CO.ID, ACEH- Kisah mengharukan datang dari Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh. Adalah Rina Muharrami, Mahasiswi Fakultas Tarbiyah ini, meninggal setelah menyelesaikan sidang Skripsinya.

Momen yang menyedihkan pun datang ketika proses wisuda di Universitas tersebut. Ayah dari Rina Muharrami ikut naik ke podium ketika nama anaknya dipanggil. Pri tersebut terlihat menyalami rektor prof Warul Walidin.

Video tersebut terekam, dan diunggah melalui akun uin_arraniry_official dan menuai simpati dari netizen. “Rina Muharrami, lahir 16 Mei 1996,  Rina Muharrami telah meningal dunia karena sakit keras pada tanggal 5 Februari 2019. Ijazahnya diterima oleh ayahnya.” Demikian kata MC dalam acara Wisuda tersebut.

Disebutkan dalam caption video tersebut, Rina muharrami, merupakan mahasiswi Fakultas Tarbiyah UIN Ar-Raniry. Almarhum  memyelesaikan sidang skripsi tanggal 24 januari 2019, beberap hari kemudian, tanggal 5 Februari 2019, Rina sang sarjana muda berpulang kerahmatullah karena sakit.

“Wisuda adalah prosesi penyematan gelar sarjana, puncak pencapaian seseorang dalam menempuh pendidikan tinggi. Wisuda dan sarjana adalah anugerah kebanggaan bagi orang tua dari anak mereka. Orang tua berjuang dan berkorban demi kelanjutan pendidikan anaknya, sementara sang anak berjuang sepenuh hati segenap tenaga merengkuh cita-cita sarjana selayaknya harapan orang tua,” tulis akun @uin_arraniry_official.

“Dan wisuda, sekali lagi adalah puncak pencapaiannya. Dimana anak dengan bangga mempersembahkan kesuksesan untuk orang tuanya, bersama menikmati kebahagiaan,” Imbuhnya.

Berikut Videonya:

 

View this post on Instagram

 

Ayah, anakmu wisuda.. • Momen paling mengharukan di acara wisuda hari kedua. Rina muharrami, mahasiswi Fakultas Tarbiyah UIN Ar-Raniry yang memyelesaikan sidang skripsi tanggal 24 januari 2019, beberap hari kemudian tanggal 5 februari rina sang sarjana muda berpulang kerahmatullah karena sakit. Wisuda adalah prosesi penyematan gelar sarjana, puncak pencapaian seseorang dalam menempuh pendidikan tinggi. Wisuda dan sarjana adalah anugerah kebanggaan bagi orang tua dari anak mereka. Orang tua berjuang dan berkorban demi kelanjutan pendidikan anaknya, sementara sang anak berjuang sepenuh hati segenap tenaga merengkuh cita-cita sarjana selayaknya harapan orang tua. Dan wisuda, sekali lagi adalah puncak pencapaiannya. Dimana anak dengan bangga mempersembahkan kesuksesan untuk orang tuanya, bersama menikmati kebahagiaan. Tapi tidak bagi ayah rina, beliau datang mewakili anaknya menjadi sarjana. • ————– • Anakku, hari ini Ayah datang ke acara wisudamu bersama ayah-ayah temanmu yang lain. ayah yang lain datang untuk melihat anaknya jadi sarjana, sementara ayah datang untuk menggantikanmu mengambil tanda sarjana dari kampusmu, nak. Sebenarnya Kaki ayah tak lagi kuat, tapi ayah tegapkan langkah menaiki anak tangga untuk maju mengambil ijazahmu. Hari ini ayah berdiri di depan teman-temanmu. Ayah sedih nak, karena seharusnya kita ada disini bersama. Tetapi Ayah bangga padamu, kamu itu hebat dan mampu meraih impian yang besar. Dan kelak ayah akan menceritakan kepada warga di desa kita bahwa anak ayah seorang sarjana. Seketika terbayang di pelupuk mata engkau datang tersenyum sangat manis dengan baju wisuda yang sangat kau idam-idamkan itu. Kamu seakan membisikkan ditelinga ayah: Ayah, anakmu wisuda… • ——— • Alfatihah untuk rina #uin #wisuda #sarjanamuda #uinar #uinarraniry @kabaraceh @acehinfo @infobandaaceh @kampusuinid

A post shared by UIN AR-RANIRY BANDA ACEH (@uin_arraniry_official) on

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here