Jumat , 22 Februari ,2019

Pacific Caesar Kembali Tunjukkan Taringnya

FIN.CO.ID, JAKARTA – Pacific Caesar Surabaya kembali menujukkan taringnya usai menerima kekalahan di hari pertama seri ketujuh Indonesian Basketball League (IBL) 2018-2019, Jumat (8/2) atas Pelita Jaya 68-76.

Pada seri ketujuh IBL 2018/2019, Pacific Caesar kembali bangkit dengan berhasil mengalahkan Bogor Siliwangi 81-74 dalam laga di GOR Bima Sakti, Malang, Jawa Timur, Sabtu (9/2) kemarin,

Qa’rrahan Aleem Calhoun menjadi bintang kemenangan Pacific Caesar dengan menjadi pencetak angka terbanyak. Ya, Qa’rrahan Aleem Calhoun berhasil mencetak 23 angka untuk Pacific Caesar.

Disusul Muhammad Hardian Wicaksono mencatat double double dengan raihan 22 angka dan sepuluh rebound. Selain itu, catatan 22 angka juga dibukukan Jjuan Hadnot dan diikuti oleh Indra Muhammad yang menambah 12 angka untuk Pacific Caesar.

Sedangkan di kubu Bogor Siliwangi, Michael Vigilance Jr mencetak double double dengan catatan 24 poin dan 26 rebound. Disusul, Martavious Irving yang memborong 29 poin dan Daniel Wenas mengemas 15 angka.

Meski meraih kemenangan atas Bogor Siliwangi di hari kedua seri ketujuh IBL 2018/2019 ini, nampaknya pelatih Pacific Caesar, Kencana Wukir tak puas dengan performa yang ditunjukkan oleh para pemainnya.

Kencana Wukir menilai, anak asuhnya belum bermain dengan arahan yang telah diberikannya. Bahkan, ia menilai kemenangan ini tak lebih dari faktor keberuntungan.

“Kami masih belum bermain sebagaimana seharusnya. Inkonsistensi masih terlihat. Saya menilai Pacific Caesar beruntung bisa menang dalam pertandingan ini,” tutur Kencana Wukir dalam keterangan tertulis hasil pertandingan yang diterima wartawan di Jakarta, Sabtu (9/2) kemarin.

Sementara itu, pelatih Bogor Siliwangi, Paul Mario Watulingas mengaku faktor kelelahan para pemainnya di kuarter akhir penyebab kekalahan atas Pacific Caesar tersebut. Sebab, Mario menilai anak asuhnya sudah bermain baik sejak babak pertama.”Babak pertama anak anak bermain oke. Sayang sejak kuarter ketiga mereka menurun karena kelelahan,” tutur Mario.

Selain itu, Mario juga menilai atas kekalahan ini, peluang timnya semakin kecil untuk bisa merebut tiket babak play off IBL 2018/2019.

“Berat rasanya bagi kami, untuk bisa mencapai babak paly off,” tukasnya.

Faktor kelelahan di babak kedua-pun diakui oleh salah satu pemain Bogor Siliwangi Martavious Irving. Pemain yang berhasil memborong 29 angka dalam pertandingan tersebut mengaku, bahwa dalam pertandingan tersebut banyak peratrungan yang cukup menguras tenaga.

“Babak kedua kami tidak melakuka ofense dengan bagus. Saya pribadi kelelahan terlalu banyak menit bermain dan pertandingan ketat,” jelas Irving. 

(gie/fin/tgr)

About Redaksi FIN

Check Also

Ladeni Kamboja, Timnas U-22 Rotasi Posisi Kiper?

FIN.CO.ID – Tim nasional Indonesia U-22 akan melakoni laga pamungkas penyisihan Grup B Piala AFF ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
error: ga boleh copy paste boss