Jumat , 22 Februari ,2019
Pemerintah Popinsi DKI Jakarta menganggarkan Rp.11 Miliar Untuk Penertiban reklame Ilegal, yang berada di kawasan Satrio,Jakarta, (9/2/2019). Anggaran itu dialokasikan untuk menyewakan alat berat dan pemasangan saat penertiban, Untuk tahun 2019 ini yang di tertibakan terdiri dai 125 titik reklame besar dan 50 titik reklame sedang. FOTO: Faisal R Syam / FAJAR INDONESIA NETWORK.

Biaya Anggaran Untuk Penerbitan Rekalame Di Tahun 2019

Pemerintah Popinsi DKI Jakarta menganggarkan Rp.11 Miliar Untuk Penertiban reklame Ilegal, yang berada di kawasan Satrio,Jakarta, (9/2/2019). Anggaran itu dialokasikan untuk menyewakan alat berat dan pemasangan saat penertiban, Untuk tahun 2019 ini yang di tertibakan terdiri dai 125 titik reklame besar dan 50 titik reklame sedang. FOTO: Faisal R Syam / FAJAR INDONESIA NETWORK.

 

Pemerintah Popinsi DKI Jakarta menganggarkan Rp.11 Miliar Untuk Penertiban reklame Ilegal, yang berada di kawasan Satrio,Jakarta, (9/2/2019). Anggaran itu dialokasikan untuk menyewakan alat berat dan pemasangan saat penertiban, Untuk tahun 2019 ini yang di tertibakan terdiri dai 125 titik reklame besar dan 50 titik reklame sedang. FOTO: Faisal R Syam / FAJAR INDONESIA NETWORK.

 

Pemerintah Popinsi DKI Jakarta menganggarkan Rp.11 Miliar Untuk Penertiban reklame Ilegal, yang berada di kawasan Satrio,Jakarta, (9/2/2019). Anggaran itu dialokasikan untuk menyewakan alat berat dan pemasangan saat penertiban, Untuk tahun 2019 ini yang di tertibakan terdiri dai 125 titik reklame besar dan 50 titik reklame sedang. FOTO: Faisal R Syam / FAJAR INDONESIA NETWORK.

 

 

About faisal R. Syam

Check Also

Khofifah Dan Emil Mendatangi Undangan KPK

       

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
error: ga boleh copy paste boss