PBNU Bereaksi Soal Buku yang Sebut NU Ormas Radikal

FIN.CO.ID – Pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif Pengurus Besar Nadlatul Ulama (LP Ma’arif PBNU) bereaksi terkait penyebutan NU sebagai ormas radikal dalam buku ajar Madrasah Ibtidaiyah. LP Ma’arif PBNU pun mendatangi kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk meminta menarik peredaran buku tersebut.

Ketua LP Ma’arif PBNU H Arifin Djunaidi mengemukakan dalam pertemuan dengan jajaran pejabat kementerian pengurus LP Ma’arif PBNU antara lain menuntut penarikan buku yang mencantumkan NU sebagai ormas radikal dari peredaran dan penghentian pencetakan buku itu untuk murid dan guru.

LP Ma’arif PBNU juga menuntut perevisian buku tersebut dengan melibatkan organisasi, dan meminta pemerintah melakukan mitigasi untuk mencegah penulisan buku yang tidak sesuai fakta dan mendiskreditkan NU dengan melibatkan LP Ma’arif PBNU.

“Alhamdulillah semua tuntutan LP Ma’arif NU dipenuhi,” kata Arifin, dalam rilisnya, Rabu (6/2).

Ia mengatakan penyebutan NU sebagai organisasi radikal dalam buku ajar berpotensi menimbulkan disintegrasi bangsa, padahal pelajaran sejarah seharusnya bisa menumbuhsuburkan nasionalisme.

Pertemuan pengurus LP Ma’arif PBNU dengan jajaran pejabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga dihadiri oleh Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Masduki Baedowi dan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Didik Suhardi.(ant/fin)