Jumat , 22 Februari ,2019

Do’a Yang Viral

DOA merupakan senjata paling ampuh. Tuhan pun memerintahkan hamba-Nya untuk selalu berdoa. Memohon pada-Nya. Apapun boleh diminta. Yang terbaik. Meminta dengan tulus. Dengan sungguh-sungguh. Maka, Tuhan akan mengabulkan. Begitulah janji Allah.

Apalagi do’a orang sholeh. Tak terhalang. Langsung sampai kepada dzat Yang Serba Maha. Di atas segala-galanya.

Sepekan terakhir, sedang viral video do’a seorang ulama. Yang mendoakan calon presiden (Capres). Ada dua video. Yang berdoa adalah KH Maimun Zubair. Ulama yang sangat masyhur. Sangat disegani. Dihormati. Menjadi panutan bagi ribuan santri, bahkan jutaan umat Islam.

Di video pertama. Mbah Moen – begitu beliau akrab disapa – mendo’akan Capres Prabowo. Capres nomor 02 itu dido’akan menjadi presiden Indonesia. Doa dipanjatkan saat penutupan acara, yang dihadiri Capres Inkumben Joko Widodo. Sambil duduk di samping Jokowi.  Katanya, peristiwa terjadi pada Jumat 1 Februari 2019. Di pesantren Sarang, Jawa Tengah. Pondok pesantren yang diasuh KH. Maimun Zubair. Di hadapan ribuan hadirin. Malahan, tak ada Capres Prabowo di lokasi tersebut. Geger.

Video kedua, tampak Mbah Moen didampingi Jokowi, Ketum PPP Romahurmuzy alias Rommy dan sejumlah orang. Semacam konferensi pers. Di situ, Mbah menyatakan dukungannya. Beliau menegaskan, mendukung Capres 01. Juga pose acung satu jari. Juga mendo’akan Jokowi. Untuk kembali terpilih jadi Presiden RI. Ada sejenis ralat do’a.

Malam harinya, doa Mbah Moen viral. Di medsos ramai polemik. Terjadi debat. Ada multitafsir. Terutama antara pendukung paslon 01 dan paslon 02. Apakah Mbah Moen salah ucap? Atau sengaja? Banyak ahli ta’wil bermunculan. Menerka-nerka, apa maksud Mbah Moen?

Belum lagi, soal keotentikan video. Apakah asli. Atau ada editan. Apakah kedua video terjadi di saat dan lokasi yang sama. Atau ada yang dokumen lama. Untuk membuktikan kevalidan, biarlah ahlinya yang bicara.

Ada yang usul, untuk mengetahui isi hati Mbah Moen, ada cara untuk mengujinya. Yaitu: apakah Mbah Moen selama ini sering salah ucap? Apakah Mbah Moen sering lupa? Mengingat usia beliau yang sudah sepuh. Lalu, dengan siapa beliau selama ini sering bertemu? Dengan Jokowi atau dengan Prabowo?

Bisa jadi, jawaban atas pertanyaan di atas, bisa mengidentifikasi apa sesungguhnya isi hati Mbah Moen. Tapi, untuk apalah? Tak elok juga. Biarlah Tuhan yang menjawab: doa untuk Jokowi atau do’a untuk Prabowo yang akan terkabul. (*)

Oleh:

Gus Miftah

General Manager Fajar Indonesia Network

About Wahyu Sakti

Check Also

Avtur, Oh…Tiket

KEMARIN sore, saya mengantar kawan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Dia mau pulang ke Medan. Sepanjang ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
error: ga boleh copy paste boss