Breaking News

Tanda-tanda Kemajuan, Pembicaraan Perdagangan AS-Cina Diperpanjang

FIN.CO.ID, SHANGHAI – China ingin mengakhiri sengketa perdagangannya dengan Amerika Serikat tetapi tidak akan membuat ‘konsesi yang tidak masuk akal’ dan perjanjian apa pun harus melibatkan kompromi di kedua sisi.

Surat kabar pemerintah China Daily mengatakan, para pejabat AS dan Cina sedang melakukan pembicaraan di Beijing, yang pertama sejak Presiden AS Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping menyetujui gencatan senjata 90 hari dalam perang dagang yang telah mengguncang pasar keuangan global.

Diskusi perdagangan yang dimulai pada hari Senin, berlanjut hingga hari Rabu untuk hari ketiga yang tidak dijadwalkan.

The China Daily mengatakan dalam editorial sikap Beijing tetap teguh bahwa perselisihan merugikan kedua negara dan mengganggu tatanan perdagangan internasional dan rantai pasokan.

“Namun, itu juga telah memperjelas bahwa mereka tidak akan mencari solusi untuk friksi perdagangan dengan membuat konsesi yang tidak masuk akal, dan setiap perjanjian harus melibatkan saling memberi dan menerima dari kedua belah pihak,” katanya.

Trump dan pejabat AS lainnya mengatakan, perundingan berjalan dengan baik dan ada tanda-tanda kemajuan dalam masalah termasuk pembelian pertanian AS dan komoditas energi dan peningkatan akses ke pasar China.

Namun, orang-orang yang akrab dengan pembicaraan itu mengatakan, dua ekonomi terbesar dunia itu lebih jauh terpisah dari reformasi struktural China yang dituntut oleh pemerintahan Trump untuk, menghentikan dugaan pencurian dan pemindahan paksa teknologi AS dan tentang bagaimana membuat Beijing memenuhi janjinya.

Scott Kennedy, direktur Proyek Bisnis Cina dan Ekonomi Politik di Pusat Studi Strategis dan Internasional di Washington, mengatakan kedua pihak untuk pertama kalinya membahas topik yang paling penting bagi pemerintahan Trump.

Ini termasuk pembelian produk-produk Amerika yang diperluas oleh Tiongkok, perlindungan yang lebih besar untuk kekayaan intelektual AS, hambatan pada kebijakan industri Cina, dan penegakan dan verifikasi tindak lanjut oleh China.

“Garis dasar minimum untuk menilai apakah minggu ini berhasil atau tidak adalah apakah mereka dapat melakukan percakapan mendalam tentang bidang-bidang itu,” kata Kennedy.

(der/fin)

About Redaksi FIN

Check Also

Komputer Seharga Rp493.000 Bobol Data NASA

FIN.CO.ID, WASHINGTON – National Aeronautics and Space Administration (NASA) mengungkapkan, bahwa seorang peretas menggunakan komputer ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com