Ini Alasan Jokowi Gratiskan Suramadu

FIN.CO.ID – Calon presiden petahanan, Joko Widodo menyampaikan alasannya menggratiskan dan membebaskan tarif tol Jembatan Surabaya Madura (Suramadu) di hadapan para ulama Madura.

“Saya ingin menyampaikan mengenai masalah Jembatan Suramadu. Saya mendapatkan banyak masukan di Madura mengenai jembatan ini,” kata Jokowi dalam acara Deklarasi Akbar Ulama Madura Bangkalan, Rabu (19/12).

Jokowi mengaku pada 2015 mendapatkan informasi bahwa tarif Tol Jembatan Suramadu terlalu mahal. Ssehingga menghambat perekonomian masyarakat setempat, Ketika itu, Jokowi sebagai Presiden memutuskan untuk memangkas 50 persen tarif tol jembatan itu.

“Di 2015 saya mendapat informasi, tarifnya, karcisnya untuk jembatan terlalu mahal. Kemudian dipotong. Saya ketemu lagi dengan para ulama, katanya tetap mahal. Ya sudah digratiskan saja,” jelasnya.

Pembebasan tarif kata dia, dimungkinkan karena Jembatan Suramadu dibangun dengan biaya APBN. “Karena setelah saya lihat, Jembatan Suramadu itu dari APBN jadi memungkinkan tarifnya dibebaskan,” imbuhnya.

Menurut dia, pembebasan tarif dilakukan untuk kepentingan dukungan pengembangan ekonomi di wilayah Madura. “Kenapa dibebaskan? Karena dari Pulau Jawa ke Madura ya aksesnya Jembatan Suramadu. Tak ada yang lain. Kalau lewat saja bayar, ini kan pengembangan ekonomi di Madura di depannya. Inilah, agar manfaat ini dimanfaatkan dengan baik,” pungkasnya.(ant/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here